![]() |
| elar Pertemuan dengan Dubes Australia, Rano Tawarkan Investasi di Bansel |
JAKARTA - Gubernur
Banten, Rano Karno, menggelar pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk
Australia di salah satu hotel di Jakarta, Rabu (21/10/2015) siang. Pertemuan
tersebut membicarakan terkait sejumlah peluang kerjasama antara Australia dan
Provinsi Banten.Rano mengatakan, dalam pertemuan tadi Pemerintah Provinsi
Banten memberikan informasi adanya ruang investasi di Provinsi Banten,
khususnya di Banten Selatan.
"Dengan pembangunan
tol Serang Timur yang mengarah kepada wilayah Banten Selatan, peluang investasi akan ikut terbuka dan
potensi berkembangnya investasi pun sangat besar," papar Rano.
Dia melanjutkan, selain
Pemprov Banten menyampaikan potensi peternakan di Povinsi Banten, mereka juga
menawarkan kerjasama untuk mengembangkan potensi perikanan. "Dubes Australia sampai kaget. Ternyata
di Banten ada enam feedloter besar. Soal perikanan, Australia sangat ahli di
bidang itu, bisa ada kerjasama," katanya.
Terkait tawaran
investasi, Rano mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait
untuk menyiapkan segala sesuatunya. "Kami sangat senang atas tawaran ini,
Insyaallah kita akan ke sana. Apalagi secara geografis Indonesia dan Australia
sangat dekat. Pada 23 (Oktober) pun kita akan mengundang seluruh pengusaha
Banten karena ada peluang untuk menyelenggarakan Banten Expo di
Australia," ucapnya.
Terpisah, Duta Besar RI untuk
Australia, Nadjib Riphat Kesoema mengatakan, beberapa minat untuk melakukan
investasi muncul dari beberapa pengusaha di Australia. Salah satunya investasi
pada pelabuhan terintegritas. "Banten dianggap sangat strategis letaknya.
Kita sudah melihat di google earth dan fisik daerah. Visibilitasnya sangat
mungkin," kata Nadjib.
Menurut Nadjib, untuk
meningkatkan investasi, pemprov perlu memperhatikan lingkungan dan latar
belakang masyarakat Banten. Selain itu, penting meningkatkan standar atau
mengharmonisasi standar di Banten dengan negara maju seperti Australia.
Sumber: Klik di sini!

