![]() |
| Guru di Tangsel antre
membuka buku tabungan dana insentif bulanan dari Pemkot. |
TANGSEL - Peranan guru
kiranya sangat penting dalam mencerdaskan bangsa. Guru termasuk kategori
pekerjaan profesional, karena memerlukan keahlian khusus. Untuk itu, keberadaan
guru mendapat perhatian lebih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan
(Tangsel). Guru didorong untuk terus meningkatkan kualitas, lewat uji
kompetensi.
Kepala Bidang Pendidikan
dan Tenaga Pendidikan pada Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Didi Sutisna
mengatakan, untuk meningkatkan kemampuan guru pada saat mengajar, maka perlu
diadakan uji kompetensi guru (UKG). Ujian bertujuan mengukur kompetensi dasar
tentang bidang studi (subject matter) dan pedagogik dalam domain content Guru.
“Sebagai tenaga
profesional, guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri sejalan dengan kemajuan
ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni,” ungkapnya,
kemarin.
Menurutnya, kompetensi
dasar bidang studi yang diujikan sesuai dengan bidang studi sertifikasi atau
khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik. Kemudian sesuai dengan
kualifikasi akademik guru, khusus bagi guru yang belum bersertifikat pendidik.“Kompetensi pedagogik yang diujikan adalah
integrasi konsep pedagogik ke dalam proses pembelajaran bidang studi tersebut
dalam kelas,” jelas Didi
Menurutnya, untuk Kota
Tangsel yang mengikuti ujian 9.745 guru seluruh tingkatan. Sedangkan, lokasi
penyelengaraan uji di 9 sekolah. Di antaranya, SMKN 1 , SMKN 2, SMK Pustek,
SMAN 10 , SMAN 4, SMAN 3, SMAN 6 dan SMA Negeri 2.“Tes UKG dibagi tiga sesi, dari Senin-Jumat,” tambah Didi.
Sumber: Klik di sini!

