![]() |
| Ilustrasi |
SERANG – Gubernur Banten Rano Karno mengaku menjalani fit
and proper test atau uji
kelayakan dan kepatutan sebagai bakal calon gubernur Banten di Pemilihan
Gubernur (Pilgub) 2017 penjaringan PDI P selama delapan jam.
Ditemui di hotel Ratu
Bidakara Kota Serang, Rano mengaku menjalani fit and proper test sejak pukul
09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. “Tesnya ada
banyak form, satu formnya saja ratusan soalnya, selain itu bentuk wawancara
juga tesnya ada psikotes,” kata Rano
saat ditemui setelah membuka agenda sosialisasi keselamatan lalu lintas, Kamis
(17/3/2016).
Masih menurut Rano, dari
ratusan soal tertulis, lisan dan psikotes, Rano mengaku tidak mengalami
kesulitan. Rano mengaku berhasil menjawab setiap pertanyaan. Sayangnya saat
ditanya lebih spesifik bentuk soal yang ditanyakan Rano enggan menjawab.
“Tidak begitu
sulit karena itu bagaimana kemampuan masing-masing. Artinya kan kita semua
menjalani test yang sangat menguji kemampuan,” ujar Rano.
Rano menjelaskan, fit and
proper test kemarin dilakukan kepada petahana PDI P se-Indonesia. Sedangkan
untuk selain petahana, akan dijadwalkan oleh DPP.Sementara itu, kemarin, Ketua DPP PDI P, Ribka Tjiptaning mengatakan, fit
and proper test merupakan agenda rutin yang dilakukan PDI P dalam setiap momen
pemilihan umum.
Baik pemilihan
legislatif, pemilihan kepala daerah, bahkan kepala negara. Bahkan untuk
menduduki posisi didalam partai pun harus melalui ritual tersebut.Menurutnya,
hal tersebut sudah menjadi pakem dan karakter di tubuh partai moncong banteng
tersebut. “Memang seperti itu di PDI P.
Ketat,” katanya.

