![]() |
| Ilustrasi |
TANGSEL - Dinas Pertanian
dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), melakukan sosialisasi
pengawasan pangan segar kepada 26 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
setempat. Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan pada DPKP Kota Tangsel, Aep
Saepudin mengatakan, sosialisasi itu perlu karena Kota Tangsel menjadi konsumen
terbesar, meskipun bukan daerah penghasil pangan.
“Tangsel dengan
perkembangan juga kemajuan kota perdagangan dan jasa ini, membuat tingkat
konsumtif masyarakatnya menjadi semakin tinggi,” ucap Aep kepada Kabar6.com usai Sosialisasi Pengawasan Pangan Segar di
Kecamatan Setu, Selasa (17/11/2015).
Mantan Kabid Pengawasan
dan Pengendalian (Wasdal) Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tangsel
ini mengungkapkan, sosialisasi pengawasan pangan segar ditujukan kepada SKPD
terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Satuan Polisi Pamong Praja,
BP2T, Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga Dinas Perhubungan Komunikasi dan
Informatika.
Masing-masing SKPD
tersebut memiliki peranan penting, seperti Dindik yang mensosialisasikan untuk
tidak jajan sembarangan di sekolah sedangkan Dinkes memberikan penyuluhan
tentang bahaya atau penyakit yang timbul dari makanan yang telah terkontaminasi
berbagai bakteri,” pungkas Aep
lagi
Sumber: Klik di sini!

