Akhir Tahun, Pertumbuhan Ekonomi di Banten Meningkat 5,18 Persen

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Banten, Budiharto Setiawan (kiri)
SERANG Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada triwulan III 2015 tercatat sebesar 5,18 persen Year On Year (YOY). Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Budiharto Setiawan, pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan triwulan II 2015 sebesar 5,00 persen.

Secara umum pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten triwulan III 2015 masih lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 4,73 persen. Peningkatan pada konsumsi pemerintah dan pembentukan modal tetap bruto menjadi pendorong tingginya pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten triwulan III di sisi permintaan, kata Budiharto dalam konferensi pers Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Banten Triwulan III 2015, Selasa (8/12/2015).Budiharto melanjutkan, kinerja ekspor-impor Provinsi Banten triwulan III 2015 pun lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya.

Di mana masing-masing tumbuh 4,45 persen dan 1,82 persen YOY. Peningkatan sejumlah bidang ini, menurut Budiharto, sayangnya tidak diikuti oleh konsumsi rumah tangga yang memiliki kontribusi terbesar terhadap perekonomian di Banten yang mengalami perlambatan.Sementara secara sektoral, lanjutnya, kinerja sektor utama di Provinsi Banten mengalami pertumbuhan yang lebih baik. Kecuali pada sektor perdagangan besar dan eceran dan reparasi mobil dan sepeda motor.

Kemudian, industri pengolahan yang merupakan sektor utama dengan share terbesar tumbuh 3,44 persen YOY, ditopang oleh subsektor industri TPT khususnya pakaian jadi, industri makanan dan industri kayu. Industri kimia yang sebelumnya mengalami kontraksi pada triwulan II 2015, pada triwulan III 2015 tumbuh positif 1,67 persen YOY, kata dia.


Sektor kontruksi pun tumbuh signifikan yang didorong oleh realisasi pembangunan infrastruktur pemerintah dan pembangunan pabrik oleh swasta. Di sisi lain, sektor perdagangan sayangnya lebih rendah sejalan dengan konsumsi rumah tangga yang mengalami perlambatan.

Sumber : Klik Disini!