![]() |
Ketua MUI Kota Tangsel,
KH Saidi,
berdiri berikan sambutan singkat.
|
TANGSEL- Kalimat tahlil
dan tahmid berkumandang di acara"Dzikir dan Doa Bersama" yang
diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan
(Tangsel). Lafadz munajat dipanjatkan pada akhir masa putaran kampanye
pemilihan kandidat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota.
Ketua MUI Kota Tangsel,
KH Saidih, mengatakan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas adanya silaturahmi
dalam rangka zikir dan doa bersama. Permohonan hajat ini harapannya agar
sepanjang penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan skala lokal ini bisa
berlangsung lancar, aman dan damai.
"Tadi sudah berzikir
yang dipimpin oleh para ustaz dan alim ulama. Sekarang tinggal mikir,"
katanya dalam sambutan acara yang berlangsung di Lapangan Upacara Kecamatan
Pamulang, Sabtu (5/12/2015).
Menurutnya, tahlil dan
tahmid telah dibacakan secara bersama-sama saat zikir menjadi saluran
komunikasi kepada Sang Pencipta atau Habluminallah. Tokoh agama asal Pamulang
Barat ini berharap agar saat hari pencoblosan pada Rabu besok bisa menghasilkan
pasangan pemimpin berkualitas serta kredibel bagi kepentinga seluruh kelompok
masyarakat.
"Zikir satu waktu
lebih baik daripada beribadah satu tahun waktu. Karena kalau tidak berzikir
akan bisa menyesal bertahun-tahun," ujarnya.
Sepulang dari lokasi
ritual zikir jemaah setibanya di rumah akan berpikir. KH Saidih pun mengutip salah
satu bunyi dalam Al- Qur'an surat Ar-Raad ayat 28."Yaitu orang-orang yang
beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya
dengan mengingat Allah hati menjadi tentram," tutupnya

