![]() |
| Ilustrasi |
SERANG, (KB).-Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Serang meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten,
untuk bisa merealisasikan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) tahun 2016.
Pemkab sudah mengajukan 2.000 rumah tidak layak huni (RTLH) untuk mendapatkan
program tersebut.Hal itu dikatakan oleh Kepala Seksi (Kasi) Perumahan Swadaya
Bidang Perumahan pada Dinas Tata Ruang Bangunan dan Pemukiman (DTRBP) Kabupaten
Serang, Iim Rohimudin, Rabu (13/1/2016).
“Tahun 2016 ini
kami mengajukan sebanyak 2000 RTLH untuk mendapatkan BSPS. Dalam program
tersebut, penerima mendapat bantuan uang sebesar Rp 15 juta per rumah yang akan
ditransfer langsung ke rekening masing-masing. Kemudian, untuk dibelanjakan
berupa material di toko yang sudah ditunjuk oleh pendamping,”katanya.
Menurutnya, untuk tahun
2015, hanya 99 unit yang terealisasi dari 4.000 unit yang diajukan di Kecamatan
Tirtayasa tepatnya di Desa Lontar, Alang-alang, dan Desa Kemanisan.“Kami berharap untuk jumlah RTLH yang diajukan
tahun ini bisa bertambah,mengingat, masih banyak warga yang rumahnya jelas
tidak layak huni,”ujarnya.
Sementara itu, Penjabat
Bupati Serang, Hudaya Latuconsina mengatakan, sebanyak 12.700 rumah warga
tersebar di 29 kecamatan masuk dalam kategori rumah tidak layak huni (RTLH)
pada tahun 2019 dapat dituntaskan. Alasannya, karena pada tahun 2016, sebanyak
2.000 unit RTLH dengan kategori masyarakat berpenghaslan rendah (MBR) akan
direhab oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian
PUPR).
Bantuan itu melalui
program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) itu nilainya Rp 15 juta per
unit rumah.“Program ini
cukup bagus, sangat membantu buat masyarakat. Tapi yang paling penting kita
lakukan sekarang ini adalah pendataan sesuai nama dan alamat.Rumah yang akan
direhab ini status tanahnya harus benar-benar jelas sesui data yang diusulkan.
Sebab, jika memang benar tanah itu miliknya, tentu Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Serang akan mendorong Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk membuatkan
sertifikat sehingga rumah tersebut memiliki nilai,”ungkapnya.
Sumber: Klik di sini!

