![]() |
| Marak Kasus DBD, Kebutuhan Trombosit Meningkat |
TANGERANG - Mewabahnya
kasus DBD di Provinsi Banten menyebabkan banyaknya permintaan trombosit ke
Palang Merah Indonesia. Karena itu PMI di seluruh Provinsi Banten diminta untuk
meningkatkan penyediaan darah.
"Banyaknya DBD jadi
kebutuhan darah untuk komponen trombosit meningkat. Kita sudah himbau agar PMI
bissa meningkatkan penyediaan agar kebutuhan pasien DBD terpenuhi," ujar
Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah, saat melakukan pelantikan pengurus PMI
KotaTangerang di Hotel Allium, Poris Plawad, Jumat (19/2/2016).
Ketua PMI Kota Tangerang
Kuswarsa mengatakan, permintaan trombosit di PMI Kota Tangerang masih tercover.
Endemy DBD sendiri belum sampai ke Kota Tangerang."Kebutuhan paling banyak
ke luar Tangerang. Kalau di Kota Tangerag kasusnya tidak terlalu banyak,"
jelasnya.
Kepala Tata Usaha Unit
Transfusi Darah PMI Kota Tangerang Mustofa Kamaludin mengatakan, untuk
permintaan trombosit dari pasien DBD memang mengalami peningkatan, namun tidak
terlalu besar, hanya sekitar 10 persen.
"Permintaan per hari
hanya 40-50 kantong darah. Itu juga paling banyak luar Tangerang, seperti
Banten dan Jakarta. Jadi stok masih aman dan kita tidak keteteran dalam
memenuhi permintaan," paparnya.
Sumber: Klik di sini!

