![]() |
| Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany |
TANGSEL - -Buruknya
proses perbaikan sistem saluran air atau drainase di Kota Tangerang Selatan
(Tangsel) disoroti warga sekitar. Pemerintah daerah setempat mendorong agar
hasil pekerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga bisa lebih berkualitas.
Walikota Tangsel, Airin
Rachmi Diany mengatakan, dirinya mendapat laporan dari warga di salah satu
wilayah bahwa hasil perbaikan drainase belum memuaskan. Bahkan hal serupa juga
terjadi di sejumlah wilayah lainnya.
"Ada warga yang
curhat lewat WhatsApp ke saya pembuatan drainase di wilayahnya tidak
bagus," kata Airin saat menghadiri acara Forum SKPD Gabungan di kawasan
Serpong, beberapa waktu lalu.
Ia berpesan kepada Bidang
Sumber Daya Air pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel
kedepannya bisa melakukan pengawasan lebih ketat. Airin bilang, tujuannya agar
hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga bisa mumpuni.
"Bu Airin, masa baru
beberapa bulan diperbaiki tapi drainase-nya sudah rusak lagi," ujar Airin
menirukan pengaduan warga kepadanya.
Airin jelaskan, DBMSDA
Kota Tangsel mesti melakukan evaluasi serta selektif terhadap pihak ketiga yang jadi pelaksana pekerjaan perbaikan drainase.
Khususnya kepada pihak ketiga pelaksana pembuatan drainase lewat penunjukan
langsung.
"Juga kepada pihak
ketiga yang memenangi tender lewat proses lelang. Harus bagus kualitas
pekerjaannya, biar enggak jadi mubazir APBD yang sudah dialokasikan untuk pembangunan
drainase," pesan Airin

