![]() |
| Ilustrasi |
TANGERANG - Pemerintah
Kota Tangerang, Banten, akan membeli pompa penyedot air berukuran besar dengan
kapasitas 500 liter per detik dalam membantu mempercepat penurunan debit air
jika ada banjir.Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di Tangerang, Rabu,
mengatakan, ada empat unit pompa berukuran besar yang akan di beli tahun ini.
"Sehingga seluruhnya
memiliki kapasitas dua meter kubik jika satu unitnya bisa menyedot 500 liter
per detik," ujarnya.
Nantinya, pompa berukuran
besar tersebut akan diletakan di lokasi banjir dan airnya dibuang ke kali atau
sungai yang sebelumnya telah dikeringkan.Maka itu, petugas pengawas kali dan
sungai maupun situ telah bersiaga jika adanya intensitas hujan tinggi agar air
bisa mengalir.Begitu pula dengan penambahan dua pintu seperti di kali Ledug dan
Situ Bulakan. Sehingga, ketika ada hujan, maka pintu air di tutup agar air dari
Cirarab tidak balik dan air di Kali Ledug bisa di pompa.
"Kita sudah siapkan
skenario penambahan pintu air dan pompa ukuran besar. Begitu juga sistem pompa
sehingga tidak ada genangan air hingga ke pemukiman," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang
Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangerang, Taufik
Syazaeni, mengatakan, telah mengaktifkan 160 pintu air untuk mengantisipasi
banjir di pemukiman warga.Pembukaan pintu air tersebut dimaksudkan agar air
hujan langsung teraliri ke sungai dan tak menjadi genangan di jalan.Sementara
untuk pompa air yang saat ini telah dimiliki pada tahun lalu terdata ada 61
unit dan tambahan lagi pada tahun ini.
Sumber: Klik di sini!

