| Pemkab Lebak Bangun Plaza Komoditi |
LEBAK, (KB).-Pemerintah
Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada 2016 akan pembangunan plaza komoditi
untuk menampung produk unggulan daerah itu. Kehadiran plaza komoditi itu, nanti
menampung produk-produk unggulan yang berkembang di masyarakat Kabupaten Lebak,
seperti gula aren, gula semut, abon ikan,emping, kerajinan aneka makanan
tradisional, kerajinan tikar, kerajinan bambu dan komiditas pertanian serta
perkebunan.
"Pembangunan plaza
komoditi itu seluas 5.000 meter persegi di lokasi bekas pasar buah Mandala, Kecamatan Cibadak," kata Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda) Kabupaten Lebak Lukman Hakim, Kamis (7/4/2016).
Selain itu, juga permata
batu kalimaya dan batu sempur yang menembus pasar dunia."Kami berharap
plaza komoditi itu untuk memudahkan pemasaran sehingga dapat mendorong
pendapatan ekonomi masyarakat," katanya. Menurut dia, pembangunan plaza
tersebut lokasinya sangat strategis karena berada di jalur
Rangkasbitung-Pandeglang.
Selama ini, produk
unggulan komoditi Kabupaten Lebak kesulitan dalam pemasaran karena tidak adanya
dukungan pangsa pasar itu.Keberadaan plaza ini akan banyak pengunjung dari
warga sekitar Kabupaten Lebak maupun luar daerah dengan membeli produk unggulan
itu untuk dijadikan buah tangan."Kami optimistis plaza komoditi akan
dikunjungi warga luar daerah hingga mancanegara itu," katanya.
Seorang perajin gula aren
warga Sobang, Kabupaten Lebak, Anwar, mengatakan pihaknya sangat mendukung
rencana pembangunan plaza komoditi produk unggulan tersebut guna mendorong
ekonomi masyarakat. Selama ini, kata dia, mereka perajin bingung untuk
memasarkan produk gula aren karena tidak adanya pasar itu.Akibatnya, ujar dia,
mereka para perajin menjual gula aren ke tangan tengkulak.
"Kami berharap plaza
komoditi itu bisa direalisasikan tahun depan," katanya.
Ia menambahkan, saat ini
gula aren Kabupaten Lebak masuk kategori terbaik di tingkat nasional. Sebab
kelebihan gula aren tersebut menggunakan bahan baku organik dari pophon aren
juga tahan lama, beraroma dan rasanya sangat manis. Karena itu, gula aren
Kabupaten Lebak menembus pasar luar negeri dan nasional.
"Kami juga setiap
bulan memasok gula aren ke Belanda dan Australia sekitar 20 ton melalui jasa
perusahaan eksportir dari Semarang, Jawa Tengah," katanya.
Sumber: Klik di sini!
