Mudik, Waspadai Tanjakan Jalur Jawa Barat Ini

 Mudik, Waspadai Tanjakan Jalur Jawa Barat Ini
BANDUNG Mudik lebaran sebentar lagi. Ratusan ribu kendaraan bermotor diprediksi akan melintas di wilayah Jawa Barat, baik di jalur Pantura, jalur mudik Tengah dan Selatan. Untuk pengendara yang memasuki wilayah Jawa Barat harus mengetahui medan jalan yang akan dilaluinya mulai jalan utama hingga jalur alternatif.

Pemudik harus menganal medan, kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, Senin (27/6/2017).

Paling tidak, lanjut Yusri pengemudi dituntut mengetahui titik titik yang rawan kecelakaan atau tanjakan dan turunan berbahaya baik di jalur utama maupun jalur alternatif mudilk lebaran.

Berikut tanjakan dan turunan berbahaya di jalur utama maupun jalur alternatif mudik yang ada di Wilayah Jawa Barat :

Tanjakan Emen, terletak di jalan utama Bandung- Lembang. Tanjakan ini cukup panjang sehingga memebutuhkan pengemudi yang profesional. Tajakan yang ada di kaki gunung Tangkuban Perahu menghubungkan antara Subang dan Bandung (Ciater). Banyak kecelakaan di tanjakan ini.

Begitu pun di tanjakan dan turunan Nagreg, Kabupaten Bandung. Tanjalan ini cukup terkenal karena setiap mudik atau libur opanjang tanjakan ini selalu macet danm menalan korban. Hariu hati melintas tanjakan Negreg baik di Nagreg lama atau lingkar Nagreg.

Tanjakan lain yang menyeramkan dan ada di Jabar tanjaklan dan turunan Cijhapati. Tanjalan yang menghubungkan wilayah Kabuaten Garut dan Kabupaten Bandung tanjakanya cukup naik dan turunanya cukup tajam. Ketika melintas tanjakan ini pengemudi harus handal dalam mengendalikan kendaraanya lantaran banyak kendaraan baru yang migok ditanjakan ini. Setiap lebaran Cijapati selalu dihiasi asap kopling kendaraan yang menanjak.

Tanjakan yang juga berbahaya dan menjadi titik lemacetan adalah tanjakan dan turunan Gentong di Tasikmalaya. Gentong merupakan turunan dan tanjakan yang terkanal, pasalntya setiap lebaran di tanjakan ini aca kali terjadi macet yang ekornya hingga tembus ke Ciawi dan Rajapola, Tasikmalaya. Meski sudah dibangun lingkar Gentong, namun persoalan kemaetan belum bisa teratasi. Di Gentong tak sedikit terjaji kecelakaan dan kemacetan.


Tanjakan yang acapkali mengundang mau tanjakan Malangbonng, Garut. Selepas Malangong, pengemudi akan disuguhi tanjakan yang membentang hingga perbatasan Garut dan Tasikmalaya. Tanjakan dan turunan ini sering mengundang keacetan dan kecelajkaan terlbih menjelang mudik lebaran