Polda Banten Jaga Ketat Pelabuhan Tikus

 Kapolda Banten, Boy Rafli Amar.
SERANG - Kapolda Banten, Boy Rafli Amar, menginstruksikan jajaran Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) untuk memperketat pengawasan ratusan pelabuhan tikus di Provinsi Banten. Pelabuhan tak resmi ini, disinyalir menjadi pintu masuk peredaran narkoba.

Dugaan tersebut menguat pascapenemuan 1,7 ton ganja di Pabuaran, Kabupaten Serang, Kepolisian Resor Serang, pada Selasa (1/12/15) kemarin.Instruksi tersebut disampaikan Kapolda disela Peringatan HUT POLAIR ke-65 yang digelar di Markas Ditpolair Polda Banten, Pulomerak, Jumat (4/12/2015).

"Kepolisian perairan jangan lengah, dan terus melakukan pengawasan terhadap jalur-jalur rawan penyelundupan," kata Kapolda Terkait pengamanan 1,7 ton ganja oleh Polres Serang, Kapolda menduga barang haram tersebut diselundupkan dari Pulau Sumatera melalui jalur-jalur pelabuhan tikus yang ada di pesisir Banten.

Sementara itu, Dirpolair Polda Banten, Kombes Pol Imam Thobroni, mengatakan saat ini pihaknya baru bisa melakukan patroli perairan dan pengawasan melalui razia-razia kendaraan. Pemeriksaan masih terkendala minimnya alat deteksi yang dimiliki.Kita tidak mungkin membongkar satu persatu kendaraan, karena itu memakan waktu lama. Kita belum punya alat deteksi canggih, nanti paling kita akan usulkan bekerjasama dengan BNN provinsi, kata Imam

Sumber: Klik di sini!