![]() |
| Ilustrasi |
SERPONG – Untuk menekan angka pengangguran, Dinas Sosial
Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Tangsel mengadakan
pelatihan keterampilan kerja menjahit yang diselenggarakan di Lembaga Pelatihan
Kursus (LPK) Annisa, di Serpong, Tangsel, Rabu (27/4).Pelatihan tersebut
diikuti sebanyak 40 ibu-ibu dan satu orang bapak yang berasal dari tujuh
Kecamatan yang ada di Kota Tangsel.
Kepala Dinsosnakertrans
Tangsel, Purnama Wijaya menjelaskan, pelatihan diberikan untuk menciptakan
wirausaha dari keluarga kurang mampu, sehingga menjadi mandiri dan mampu
mengangkat ekonomi keluarga untuk mencapai kesejahteraan.Purnama pun
mencontohkan, seperti halnya Ivan Gunawan, hasil karyanya bisa bernilai jutaan
rupiah, jika ibu-ibu dan bapak ini bisa mengikuti pelatihan dengan baik, dan
mengembangkan pelatihan ini dirumah menjadi usaha, pasti akan bisa seperti Ivan
Gunawan.
“Kita ingin,
setelah mereka mendapatkan pelatihan jahit, minimal mereka bisa membuat baju
buat mereka sendiri, sehingga tidak perlu mengupahkan ke orang lain untuk
menjahit baju, serta bisa membuka usaha dari keterampilannya ini,”ungkap Mantan Camat Ciputat Timur ini. Disisi lain
diharapkan mereka yang sudah mengikuti pelatihan ini dapat menyalurkan ilmu
yang dimiliki kepada masyarakat lainnya.
Pasalnya program
pelatihan ini diakuinya tidak bisa diberikan kepada seluruh masyarakat.
Sehingga dilakukan dengan mereka yang terpilih dan diyakini bisa menjadi pioner
di wilayah mereka setelah pulang dari pelatihan. “Setidaknya berbagai ilmu dan pengalaman, sehingga mereka yang memiliki
keterampilan menjahit ini akan bertambah,” ucapnya.
Sementara, Kepala Seksi
pembinaan pelatihan dan produktifitas kerja pada Dinsosnakertans Tangsel Banas
Sumantri mengatakan, pelatihan ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)
penduduk yang ada di Tangsel terutama dibidang menjahit. Serta mengurangi angka
penganguran.
“Kegiatan ini
merupakan kegiatan rutin yang dilakukan, dengan masyarakat atau orang yang
berbeda setiap tahunnya,”pungkasnya.
Sementara salah seorang
peserta Ade (38) sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. “Ini sangat membantu kami kaum ibu-ibu, untuk
menambah keterampilan kami dalam menjahit, sehingga kami bisa menerapkan
dirumah, agar mendapatkan penghasilan dari menjahit ini,”ungkapnya.
Sumber: Klik di sini

