![]() |
| 300 Petugas Gabungan Bersihkan Kali Baru |
JAKARTA – Sebanyak 300 petugas gabungan bersama warga
mengeruk Kali Baru sepanjang 1.500 meter saat Bersih-Bersih Jakarta Selatan
(BBJS) yang dipusatkan di Jalan Desa Putra RT 06 RW 05 Kelurahan Srengseng
Sawah, Jagakarsa, Jaksel, Minggu (21/8).
“Kami sudah lama mendambakan kali
ini dikeruk dengan alat berat supaya hasilnya optimal, karena selama ini hanya
manual,” kata Ketua RW 05 Srengseng
Sawah, H. Saptiar Rufai.
BBJS dipimpin Kepala
Dinas Tata Air DKI Jakarta, Teguh Hendarwan dihadiri Camat kecamatan Jagakarsa,
Abdul Chalik, Lurah Srengseng Sawah, Tubagus Masruri MZ beserta jajarannya.
Serta melibatkan Yon Zikon 14 Kelurahan Srengseng Sawah dan unsur masyarakat.
Teguh mengakui kendari
sudah ada kanal banjir barat (KBB) dan kanal banjir timur (KBT), banjir maupun
genangan masih kerja
terjadi di Jakarta karena masih buruknya kualitas sistem drainase.
“Untuk mengatasi banjir dan
genangan, Pemprov DKI melalui Dinas Tata Air menggenjot pengerukan sungai dan
saluran secara menyeluruh dan berkelanjutan”, ujar Teguh.
Dinas Tata Air DKI
mengerahkan satu ekskavator untuk mengeruk Kali Baru yang merupakan terusan
kali cabang tengah Kahfi II sepanjang 1.500 meter.
Camat Jagakarsa, Abdul
Chalik mengapresiasi kepedulian warga Srengseng Sawah terhadap lingkungan
melalui kerja bakti rutin mingguan dan tidak membuang sampah ke kali.
Lurah Sengseng Sawah,
Tubagus Masruri menambahkan pengerukan tersebut merupakan salah satu target
prioritas kinerja lurah untuk mengatasi banjir dan genangan yang sering terjadi
di wilayahnya.
Di Srengseng Sawah
sebagian kawasan rentan banjir ataupun genangan antara lain di RT 06/05, RT
07/05, dan RT 3/17.
“Kami bersama warga selama ini
kerap mengeruk Kali Baru, namun memang lumpurnya cepat menebal yang berasal
dari hulu di Depok,” ungkapnya.

