![]() |
| Lapangan Tembak Abadi Sport Center di Serua |
TANGSEL - Lapangan Tembak
Abadi Soprt Center, Jalan Bulak Anggrek RT 07/RW 09 Kelurahan Serua, Kecamatan
Ciputat resmi dibuka, Jumat (19/8). Sekitar seratus orang dari anggota
Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Tangsel, Kota Tangerang, DKI
Jakarta, dan Banten tumpah ruah.
SUDIN ANTORO-Ciputat
Desing peluru terdengar nyaring di telinga. Meski senjata laras panjang itu
berpeluru gas tapi, suaranya letusannya tak jauh beda dengan senjata api asli.
Ratusan orang membawa senjata hilir-mudik di lokasi.
Mereka merupakan anggota
Perbakin berasal dari TNI-Polri dan masyarakat sipil pencinta olahraga
menembak.Pemilik Abadi Soprt Center, H Arifin Murad terlihat sibuk
mempersilahkan para tamu yang datang. Mereka sepertinya kawan lama yang baru
jumpa kembali.
Ia pun sibuk bercakap-cakap dengan tamu-tamu
yang datang disela-sela letusan laras panjang membidik target.“Pembukaan ini sekaligus menguji kemampuan senapan
peserta untuk bisa tampil esok hari (hari ini red). Kami perkirakan ada seratus
orang Perbakin yang ada di Tangsel dan Banten serta DKI Jakarta,” kata H Airin Murad.
Kondisi lapangan tembak
sasaran dengan senapan laras panjang kaliber 4,5 mili meter untuk kelas
silhouette dengan terget sasaran 18 meter, 25, 33 dan 41 meter. Sedangkan kelas
kelas Bench Rest 45 meter, jarak terjauh 50 meter.“Untuk kelas silhouette ada sembilan jalur dengan
total sebanyak enam belas sasaran. Sedangkan untuk, Bench Rest ada lima jalur
empat belas tembakan sasaran,” tambahnya.
Meski terlihat lapangan
sudah memadai, namun kata H Arifin masih butuh pembenahan terutama untuk tembak
berdiri, jongkok dan tiarap. Fasilitasnya harus dirapikan untuk memasang alas. “Saat ini adanya gaya bebas satu posisi. Kami harus
memasang peralatan untuk tiga posisi yang lain. Kami butuh tahapan untuk
merapikan,” tuturnya.
Selain itu ada senjata
jenis air revolver dengan jarak 10 meter. Namun persiapannya belum memadai.
bagi peserta yang akan mengikuti Sabtu ini harus membawa senapan masing-masing
atau bisa menyewa per jam Rp 25 ribu dengan isi senapan per kaleng Rp 160-165
ribu isi 500 butir peluru.
Ketua Lapangan Tembak
Abadi Sport Center, Anang Sofudin menerangkan setelah dibuka dan pelenyenggaran
lomba secara umum akan mencari bibit-bibit baru untuk dibina. Pencarian
bibit-bibit atlet tembak usia 12-24 tahun.
“Kami akan mencari calon-calon
peserta yang memiliki potensi bagus dalam menembak,” katanya.Selanjutnya akan dibuka kelas untuk
pembinaan calon atlet dengan membuka kelas dasar seminggu dua kali latihan.
Waktu latihan berkisar 2-3 jam dengan biaya per bulan Rp 300 hingga Rp 500
ribu.“Akan ada pelajaran teori untuk
menjabarkan bagaimana cara memegang senapan yang benar, seperti apa
mengoperasikannya. Terakhir latihan fisik seperti renang, lari dan selanjutnya
praktek menembak,” ucapnya.
Hasanah Hasan (14) salah
satu peserta yang ikut pembukaan mengungkapkan kali pertamanya memegang
senapan. Meski pertama kali memegang namun berhasil menjatuhkan sasaran yang
menjadi target.
“Minat saja jadi atlet tembak
cukup tinggi. Kami mendengar ada lapangan tembak sehingga kami datang. Jaraknya
terjangkau jika dibanding ke Lapangan Tembak Senayan Jakarta,” tukasnya

