![]() |
| Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany |
KPK Gandeng Airin Cegah Korupsi di Tangsel - JAKARTA – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpilih menjadi
salah satu kota yang akan menjadi pilot project oleh Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) dalam Program Integrity Assessment 2015. Melalui program tersebut
KPK akan melakukan survei integritas dengan kemitraan dan kerja sama
dengan kementerian serta instansi pemerintahan.Direktorat Penelitian dan
Pengembangan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK),
Wahyu menyatakan, kalau
kegiatan ini sedianya telah dilakukan sejak 2007. Adapun kegiatan tersebut
untuk memetakan tingkat integritas layanan pada organisasi publik seperti
kementerian atau lembaga dan pemerintahan daerah.
“KPK melakukan
pilot project di 2015 sebelum nantinya akan di luncurkan pada 2016. Ada tiga
kota yang menjadi pilot project dari kegiatan penelitian ini, yaitu Surabaya,
Bintan, dan Tangerang Selatan (Tangsel), dengan tujuan untuk memetakan tingkat
integritas layanan pada organisasi publik seperti kementerian atau lembaga, dan
pemerintah daerah,” ujarnya saat
memberikan pemaparan di Graha Widya Bhakti Puspitek, Serpong, Tangerang
Selatan, Selasa (14/7/2015).
Wahyu menyatakan, hasil
survei tersebut akan dijadikan dasar pijakan bagi penyelenggara kegiatan publik
oleh kementerian, lembaga, organisasi publik, dan pemerintah daerah serta
instansi terkait lainnya. Ada dua nilai integritas yang ditekankan di sini,
yakni integritas eksternal dan integritas internal.“Intergritas eksternal dibagi dalam tiga bagian,
yaitu indeks korupsi, indeks transparansi, dan indeks akuntabilitas.
Sedangkan integritas
internal terbagi menjadi dua bagian yaitu integritas budaya dan integritas
kerja, yang merupakan bentuk dasar pijakan dalam penilaian integritas, ” ujarnya.Wahyu menambahkan, program tersebut
merupakan salah satu upaya pencegahan atau preventif dari pemberantasan
korupsi. Sehingga diharapkan dapat memberikan memberikan pemahaman dan
pendidikan supaya tidak mudah terjebak pada pemahaman yang keliru mengenai
korupsi.
“Kita bukan
hanya memberikan pemahaman dan pendidikan kepada aparatur pemerintahan, tetapi
juga pada masyarakat. Hal ini merupakan usaha dan project ini dapat segera
ditindak lanjuti terutama mengenai hal-hal apa saja yang dapat dikerjakan
secara bersama antara KPK dan Pemerintahan Kota Tangsel,” ujar Airin.
Senada diutarakan Kabag
Humas dan Protokoler Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, Dedi Rafidi, kendati
masih penjajakan diharapkan bisa segera terealisasi. Terlebih Airin selaku Wali
Kota sudah menyambutnya dengan baik."Meski hal ini baru bersifat
penjajakan, tapi apa yang dilakukan ini patut diapresiasi. Setidaknya ada niat
baik dari Pemkot untuk mencegah terjadinya kasus korupsi, efeknya adalah ini
dapat meningkatkan integritas dan kinerja Pemkot Tangsel," ujar Dedi.
Upaya untuk meningkatkan
integritas secara individu hingga dapat mencegah terjadinya kasus korupsi,” terangnya.Di kesempatan tersebut, Wali Kota
Tangsel Airin Rachmi Diany menyambut baik rencana kerja sama dengan KPK,
apalagi selama ini sebagai Airin kerap menjadi sorotan publik dalam berbagai
kasus dugaan korupsi.“Penawaran ini
akan kita diskusikan lebih lanjut secara internal, agar

