![]() |
| Ilustrasi |
Tata Kelola Website -
Ahaaa, rupanya anda sangat tertarik untuk mendapatkan link foto-foto topless
Pamela Safitri ya? Hehehe, mari kita lupakan itu. Sekarang kita membahas
website saja ya?
Dalam mencari informasi
dari internet, pengguna akan menuju ke sebuah alamat unik internet (misal:
www.namawebsite.com) yang disebut nama domain (Domain Name/URL – Uniform Resource Locator) dan menemukan informasi
berbentuk teks, gambar diam atau bergerak, animasi bergerak, suara ataupun
video dalam sebuah media, yang disebut dengan website atau situs. Website ini
dibuka melalui sebuah program penjelajah (Browser) yang berada di sebuah
komputer. Program penjelajah yang bisa digunakan dalam komputer diantaranya: IE
(Internet Explorer), Mozilla, Firefox, Netscape, Opera.
A. PENGERTIAN WEBSITE
ATAU SITUS
Website atau situs dapat
diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data
gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari
semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu
rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan
jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
Berdasarkan teknologinya
terbagi menjadi dua, yaitu Web Statis dan Web Dinamis.
1. Web Statis
Web statis adalah website
yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung
menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah
seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memliki
database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah
kecuali diubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama
isinya dengan apa yang ada di web server.
Contoh dari web statis
adalah web yang berisi profil perusahaan. Di sana hanya ada beberapa halaman
saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan
dalam file HTML saja.
2. Web Dinamis
Dalam web dinamis,
interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang
bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request
(permintaan) dari pengguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan
dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web
tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang
berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai
diclient akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server.
Contoh dari web dinamis
adalah portal berita dan jejaring sosial. Lihat saja web tersebut, isinya
sering diperbaharui (di-update) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untuk
jejaring sosial sangat sering di-update setiap harinya.
Perbedaan Web Statis dan
Web Dinamis
Interaksi antara
pengunjung dan pemilik web
Dalam web statis tidak
dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web.
Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik
web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.
Bahasa Script yang
digunakan
Web statis hanya
menggunakan HTML saja, atau paling tidak bisa ditambah dengan CSS. Sedangkan
web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web yang lebih kompleks seperti PHP,
ASP dan JavaScript.
Penggunaan Database
Web statis tidak
menggunakan database karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses.
Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti MySQL, Oracle, dll untuk
menyimpan dan memroses data.
Konten
Konten dalam web statis
hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang di-update, sementara konten dalam
web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering di-update. Konten
dalam web dinamis bisa diambil dari database sehingga isinya pun bisa
berbeda-beda walaupun kita membuka web yang sama.
B. UNSUR-UNSUR DALAM
PENYEDIAAN WEBSITE ATAU SITUS
Untuk menyediakan sebuah
website, maka harus tersedia unsur-unsur penunjangnya, adalah sebagai berikut:
1. Nama domain (Domain
name/URL – Uniform Resource Locator)
Nama domain atau biasa
disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang
digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website, atau dengan kata lain domain
name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia
internet. Contoh : http://www.baliorange.net
Nama domain
diperjualbelikan secara bebas di internet dengan status sewa tahunan. Setelah
Nama Domain itu terbeli di salah satu penyedia jasa pendaftaran, maka pengguna
disediakan sebuah kontrol panel untuk administrasinya. Jika pengguna lupa/tidak
memperpanjang masa sewanya, maka nama domain itu akan di lepas lagi
ketersediaannya untuk umum. Nama domain sendiri mempunyai identifikasi
ekstensi/akhiran sesuai dengan kepentingan dan lokasi keberadaan website
tersebut. Contoh nama domain ber-ekstensi internasional adalah com, net, org,
info, biz, name, ws. Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia
adalah :
– .co.id :
Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
– .ac.id :
Untuk Lembaga Pendidikan
– .go.id :
Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
– .mil.id :
Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
– .or.id :
Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori “ac.id”,”co.id”,”go.id”,”mil.id” dan lain lain
– .war.net.id :
untuk industri warung internet di Indonesia
– .sch.id :
khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD,
SMP dan atau SMU
– .web.id :
Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan
kegiatannya di World Wide Web.
2. Rumah tempat website
(Web hosting)
Web Hosting dapat
diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk tempat menyimpan
berbagai data, file-file, gambar, video, data email, statistik, database dan
lain sebagainya yang akan ditampilkan di website. Besarnya data yang bisa dimasukkan
tergantung dari besarnya web hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar web
hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam
website.
Web Hosting juga
diperoleh dengan menyewa. Pengguna akan memperoleh kontrol panel yang terproteksi
dengan username dan password untuk administrasi websitenya. Besarnya hosting
ditentukan ruangan harddisk dengan ukuran MB (Mega Byte) atau GB (Giga Byte).
Lama penyewaan web hosting rata-rata dihitung per tahun. Penyewaan hosting
dilakukan dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak dijumpai
baik di Indonesia maupun Luar Negeri. Lokasi peletakan pusat data (datacenter)
web hosting bermacam-macam. Ada yang di Jakarta, Singapore, Inggris, Amerika,
dll dengan harga sewa bervariasi.
3. Bahasa Program
(Scripts Program).
Adalah bahasa yang
digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam website yang pada saat
diakses. Jenis bahasa program sangat menentukan statis, dinamis atau
interaktifnya sebuah website. Semakin banyak ragam bahasa program yang
digunakan maka akan terlihat website semakin dinamis, dan interaktif serta
terlihat bagus.
Beragam bahasa program
saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas website. Jenis jenis bahasa
program yang banyak dipakai para desainer website antara lain HTML, ASP, PHP,
JSP, Java Scripts, Java applets, XML, Ajax dsb. Bahasa dasar yang dipakai
setiap situs adalah HTML sedangkan PHP, ASP, JSP dan lainnya merupakan bahasa
pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis, dan interaktifnya situs.
Bahasa program ASP, PHP,
JSP atau lainnya bisa dibuat sendiri. Bahasa program ini biasanya digunakan
untuk membangun portal berita, artikel, forum diskusi, buku tamu, anggota
organisasi, email, mailing list dan lain sebagainya yang memerlukan update setiap
saat.
4. Desain website.
Setelah melakukan
penyewaan domain name dan web hosting serta penguasaan bahasa program (scripts
program), unsur website yang penting dan utama adalah desain. Desain website
menentukan kualitas dan keindahan sebuah website. Desain sangat berpengaruh
kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah website.
Untuk membuat website
biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa website designer. Saat ini
sangat banyak jasa web designer, terutama di kota-kota besar. Perlu diketahui
bahwa kualitas situs sangat ditentukan oleh kualitas designer. Semakin banyak
penguasaan web designer tentang beragam program/software pendukung pembuatan
situs maka akan dihasilkan situs yang semakin berkualitas, demikian pula
sebaliknya. Jasa web designer ini yang umumnya memerlukan biaya yang tertinggi
dari seluruh biaya pembangunan situs dan semuanya itu tergantung kualitas
designer. Program-program desain website salah satunya adalah Macromedia
Firework, Adobe Photoshop, Adobe Dreamweaver, Microsoft Frontpage, dll.
5. Program transfer data
ke pusat data.
Para web designer
mengerjakan website dikomputernya sendiri. Berbagai bahasa program, data
informasi teks, gambar, video, dan suara telah menjadi file-file pendukung
adanya website. File tersebut bisa dibuka menggunakan program penjelajah
(browser) sehingga terlihatlah sebuah website utuh di dalam komputer sendiri
(offline). Tetapi file-file tersebut perlu untuk diletakkan dirumah hosting
versi online agar terakses ke seluruh dunia. Pengguna akan diberikan akses FTP
(File Transfer Protocol) setelah memesan sebuah web hosting untuk memindahkan
file-file website ke pusat data web hosting. Untuk dapat menggunakan FTP
diperlukan sebuah program FTP, misalnya WS FTP, Smart FTP, Cute FTP, dll.
Program FTP ini banyak ditemui di internet dengan status penggunaan gratis
maupun harus membayar. Para web designer pun dapat menggunakan fasilitas FTP
yang terintegrasi dengan program pembuat website, misal Adobe Dreamweaver.
6. Publikasi website.
Keberadaan website tidak
ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau dikenal oleh masyarakat atau
pengunjung internet. Karena efektif tidaknya situs sangat tergantung dari
besarnya pengunjung dan komentar yang masuk. Untuk mengenalkan situs kepada
masyarakat memerlukan apa yang disebut publikasi atau promosi.
Publikasi situs di masyarakat
dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan pamlet-pamlet, selebaran,
baliho, kartu nama dan lain sebagainya tapi cara ini bisa dikatakan masih
kurang efektif dan sangat terbatas. Cara yang biasanya dilakukan dan paling
efektif dengan tak terbatas ruang atau waktu adalah publikasi langsung di
internet melalui search engine-search engine (mesin pencari, spt : Yahoo,
Google, MSN, Search Indonesia, dsb).
Cara publikasi di search
engine ada yang gratis dan ada pula yang membayar. Yang gratis biasanya
terbatas dan cukup lama untuk bisa masuk dan dikenali di search engine terkenal
seperti Yahoo atau Google. Cara efektif publikasi adalah dengan membayar,
walaupun harus sedikit mengeluarkan akan tetapi situs cepat masuk ke search
engine dan dikenal oleh pengunjung.
C. PEMELIHARAAN WEBSITE
Untuk mendukung
kelanjutan dari situs diperlukan pemeliharaan setiap waktu sesuai yang
diinginkan seperti penambahan informasi, berita, artikel, link, gambar atau
lain sebagainya. Tanpa pemeliharaan yang baik situs akan terkesan membosankan
atau monoton juga akan segera ditinggal pengunjung.
Pemeliharaan situs dapat
dilakukan per periode tertentu seperti tiap hari, tiap minggu atau tiap bulan
sekali secara rutin atau secara periodik saja tergantung kebutuhan (tidak
rutin). Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh situs-situs berita, penyedia
artikel, organisasi atau lembaga pemerintah. Sedangkan pemeliharaan periodik
bisanya untuk situs-situs pribadi, penjualan/e-commerce, dan lain sebagainya.
D. PERPANJANGAN MASA SEWA
DOMAIN NAME DAN WEB HOSTING
Perlu dipahami bahwa
domain name dan web hosting berstatus sewa. Selama kedua hal itu dibayarkan
masa sewa perpanjangannya, maka Anda berhak untuk memilikinya dan
mempergunakannya. Banyak terjadi kasus kelupaan dalam memperpanjang masa
sewanya, atau sulit untuk menghubungi pihak ketiga (web designer) sebagai
perantara pendaftaran awal, maka akan berakibat fatal. Anda akan kehilangan
domain name sebagai identitas dalam dunia internet. Pastikan Anda mengingat
untuk memperpanjang masa sewanya.

