![]() |
| Ilustrasi |
SERANG - Dinas Sumber
Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Provinsi Banten meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat melalui pembangunan sarana air bersih."Kita sangat penting
untuk memenuhi pasokan air bersih karena bisa meningkatkan derajat kesehatan
itu," kata Kepala DSDAP Provinsi
Banten, Muhammad Husni Hasan di Serang, Kamis.
Selama ini, perhatian dan
komitmen Pemerintah Banten cukup tinggi terhadap penyedian pasokan air
bersih.Masyarakat masih banyak ditemukan mengkonsumsi air yang tidak layak
sehingga menimbulkan berbagai penyakit.Bahkan, dari empat penyebab utama
kematian terhadap anak usia bawah lima tahun atau balita di Indonesia, dua
diantaranya terserang diare dan tipus.
Dari kedua jenis penyakit
tersebut akibat ditularkan kotoran manusia (feses), karena menggunakan air yang
tidak layak itu."Kami yakin jika mereka menggunakan air bersih dipastikan
masyarakat bebas dari penyakit diare dan tipus," katanya. Menurut dia,
Pemprov Banten terus membangun sarana air bersih guna mendukung derajat
kesehatan masyarakat dengan memberikan kemudahan untuk mendapatkan pasokan air
bersih.
Pembangunan sarana bersih
itu nantinya di lokasi satu titik agar masyarakat tidak menghabiskan waktu
berjam-jam hanya untuk mendapat air bersih dari sumber air ke rumahnya.Program
pembangunan sarana air bersih terus dioptimalkan setiap tahun sehingga
masyarakat begitu mudah mengakses air bersih untuk kebutuhan
sehar-hari."Kami berharap kedepan semua warga tidak mengalami kekurangan
air bersih ketika kemarau berkepanjangan," katanya.
Ditempat tepisah, Kepala
Seksi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan DSDAP Provinsi Banten, Adib Solihin
mengatakan pembangunan sarana air bersih itu dialokasikan sekitar Rp90 miliar
untuk 600 titik sarana air
bersih.Anggaran dana tersebut dialokasikan untuk pengerjaan pembangunan fisik
saja dan bukan lahan dan tanah.Penyediaan tempat,termasuk lahan dan tanah
menjadi tanggung jawab dari pemerintah daerah setempat.
"Kami optimistis pembangunan sarana air bersih
dapat menopang kesejahteraan masyarakat," katanya.
Sumber: Klik di sini!

