![]() |
| Ilustrasi |
TANGSEL - Kepala Dinas
Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Suharno mengatakan, memasuki siklus
perubahan musim cuaca sangat rawan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).Wilayah endemis penyebaran virus nyamuk aedes
aegypti tersebar di seluruh kecamatan.
"Early warning
(peringatan dini) mutlak diperlukan untuk menghindari bertambahnya jumlah
penderita DBD," kata Suharno, Sabtu
(30/1/2016).
Menurutnya, Dinkes
Tangsel telah menerbitkan surat edaran ke seluruh puskesmas di tujuh wilayah
kecamatan.pihaknya telah berupaya menanggulangi penyebaran virus penyakit DBD.
Salah satunya, melalui surat edaran imbauan untuk meningkatkan deteksi dini
DBD.
Surat itu diedarkan ke
tiap kecamatan, Puskesmas dan Kelurahan."Early warning mutlak diperlukan
untuk menghindari bertambahnya jumlah penderita DBD. Maka itu kita sebar surat
edaran," tandasnya. Langkah lain yang dilakukan Dinkes, kata Suharno,
yakni dengan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk, kegiatan bersih
lingkungan, pemberian abate kepada masyarakat.
Sedangkan fogging atau
pengasapan, merupakan langkah terakhir yang bisa dilakukan."Kita sudah
lakukan fogging di sejumlah tempat. Itu (Fogging) melalui investigasi dan
observasi wilayah. Observasi jentik nyamuk juga dilakukan oleh kader Jumantik
yang sudah ada 900 orang tersebar di tiap kelurahan," tandasnya.
Sumber: Klik di sini!

