![]() |
| Plt DPP Golkar Nurdin
Halid saat memberikan keterangan |
SERANG – Partai Golkar Banten menggelar Musyawarah Daerah
(Musda) IV di Ratu Hotel Bidakara, Kota Serang, Sabtu (9/1/2016). Dalam Musda
ini jajaran pengurus partai berlambang beringin ini kembali mencoba
berkoordinasi untuk meluruskan persoalan-persoalan dan isu perpecahan di
internal partai.Salah satu yang menjadi pembahasan dalam pembukaan Musda ini
yakni terkait dualisme Partai Golkar dan upaya-upaya oknum dan internal partai
yang tidak menginginkan persatuan di tubuh Partai Golkar.
Pelaksana Tugas (Plt) DPP
Partai Golkar Nurdin Halid berpesan dalam sambutannya agar jangan ada lagi
perpecahan di dalam kader partai.“Partai kita
telah menghadapi banyak cobaan. Sekalipun ranjau perpecahan telah kita jinakan,
kita harus tetap sabar dan tawakal,” ujar Nurdin
Halid di tengah kader Partai Golkar yang memenuhi Aula Ratu Hotel Bidakara,
Kota Serang.
Dalam kesempatan yang
sama, Nurdin mengakui Golkar kini sedang ‘digoyang’ dengan perpecahan dari dalam. Ia menilai telah
ada orang yang memanfatkan dualisme ini untuk menghancurkan partai dari dalam. “Tidak mungkin Golkar dapat dihancurkan dari luar.
Tapi oknum tertentu telah sengaja menghancurkan Golkar dari dalam,” ujarnya.
Kepada kader Golkar ia
mengimbau agar dapat menjaga diri dan tidak terus terprovokasi dengan tujuan
memecah partai. “Jangan menari
pada gendang yang ditabuh orang lain. Menarilah pada gendang yang ditabuh
sendiri.”Sekjen Partai Golkar Idrus
Marham menjelaskan panjang lebar awal mula perseteruan antara kubu Aburizal
Bakrie dan kubu Agung Laksono. Menurutnya Musyawarah Nasional (Munas) Gokar
Bali merupakan Munas yang sah dan telah sesuai dengan anggaran dasar (Ad) dan
anggaran rumah tangga (ART) Golkar.
“Saya ingin
meluruskan adanya opini yang menyesatkan dan menimbulkan perpecahan partai itu
di media. Yang memecah Golkar itu adalah opini yang tidak bertanggungjawab dari
partai atau diluar partai. Orang yang menyesatkan itu orang yang melanggar
komitmen yang ada. Menabrak AD ART partai,” ujar Idrus.
Idrus Marham juga
mengapresiasi capaian partai Golkar di Banten. “Tidak banyak kemenangan Golkar hingga 100 persen (kepala daerah). Itu hanya
di Provinsi Banten,” ucapnya.Acara
Musda IV Partai Golkar ini dihadiri oleh pengurus Golkar kubu Aburizal Bakrie.
Plt DPP Golkar Nurdin Halid, Sekjen Golkar Idrus Marham, Ketua DPD Partai
Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah, Sekretaris Golkar Tb Haerul Jaman, Walikota
Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Adde Rosi Khoerunnisa, Andika Hazrumy,
Tanto W Arban, dan unsur partai yang lain. Tidak terlihat dalam acara ini calon
Walikota Cilegon terpilih Tb Iman Ariyadi, maupun Bupati Tangerang Ahmed Zaki
Iskandar.
Sumber: Klik di sini!

