![]() |
TANGSEL - Walikota
Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany mendapatkan pesan istimewa dari
mantan Presiden Republik Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie.Ya, pesan
itu berkaitan dengan adanya laboratorium pengembangan teknologi yang terletak
di kota termuda Provinsi Banten ini."Bu Airin sudah saya anggap seperti
cucu saya sendiri. Saya titip pusat sains Indonesia yang ada di Tangsel ya,” katanya di Wisma Habibie dan Ainun di komplek
Patra Jasa Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.
Pernyataan itu
diungkapkan BJ Habibie saat melantik pengurus baru Yayasan Pengembangan
Teknologi Indonesia (YPTI) dan Rektor Institut Teknologi Indonesia (ITI)
Serpong. Dalam sambutannya BJ Habibie mengatakan insinyur di didik menyelesaikan
masalah secara sistimatis dan logis. Sehingga tidak berandai-andai. Bukan hanya
sekedar membangun jembatan, tetapi menciptakan biaya rendah dengan kualitas
terbaik.
Habibie sebutkan,
keberadaan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) dan
kampus ITI di Kecamatan Setu, Kota Tangsel, sengaja saling berdekatan agar
tercipta sinergisitas. "Harapannya sebagai wahana bagi para insinyur untuk
membangun peradaban masa depan bangsa Indonesia,” terang Habibie.
Di lokasi sama, Ketua
Umum Pengurus YPTI Marzan Aziz menyatakan, di Indonesia memang hanya punya
3.038 insinyur per satu juta penduduk. Jumlah ini sangat kecil jika
dibandingkan dengan Singapura. Negara tetangga kita memiliki 28.235 insinyur
per satu juta penduduk," tambahnya.
Sumber: Klik di sini!

