![]() |
| DPRD Tangsel: Pemprov Banten Jangan Seenaknya Berikan Bantuan |
TANGSEL - Kucuran dana
perimbangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kepada Pemerintah Kota
Tangerang Selatan (Tangsel) yang semakin menyusut dipertanyakan.Bahkan,
jumlahnya sangat drastis serta paling kecil bila diantara delapan kabupaten
atau kota lainnya di Banten.
Wakil Ketua DPRD Kota
Tangsel, Tubagus Bayu Murdani mengatakan, perlu ada kejelasan soal parameter
pengurangannya. Terutama penjelasan indikasi yang meyebabkan anggaran bantuan
itu harus dikurangi."Jangan senaknya seperti ini tanpa masyarakat
mengetahui penjelasannya seperti apa,” ujar Bayu
ditemui usai memimpin rapat paripurna di Pamulang, Senin (9/5/2015).
Menurut Bayu, pada
periode 2014 lalu masih diterima sebesar Rp50 miliar. Ia justru heran bila
sekarang jumlahnya semakin dikurangi.Padahal, lanjut politisi asal PDI
Perjuangan itu, kontribusi yang sudah diberikan oleh Pemerintah Kota Tangsel
sudah sangat tinggi. Perolehan pajak yang disumbangkan lewat beragam sektor
jumlahnya mencapai ratusan miliar.
"Kalau terus menerus
dikurangi, maka ini bisa menghambat laju pembangunan di Tangsel,” tegas Bayu.
Diketahui, kini dana yang
diterima oleh Kota Tangsel dari Pemprov Banten hanya sebesar Rp 9 miliar.
Dibandingkan dengan daerah lainnya di Banten yaitu, Kabupaten Pandeglang
mendapat bantuan sebesar Rp45.982.720.000. Kabupaten Lebak mendapat bantuan
123.761.702.000. Kabupaten Tangerang sebesar Rp154.478.255.000, Kabupaten
Serang sebesar Rp91.768.078.500, Kota Tangerang Rp21.160.183.000.Kota Cilegon
Rp25.837.471.500, Kota Serang Rp64.494.859.500 dan Kota Tangsel diangka
Rp9.065.201.500

