![]() |
| Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri |
JAKARTA - Pemerintah
mengajak kalangan dunia usaha dan industri yang berasal dari dalam maupun luar
negeri (PMA) untuk mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Caranya,
dengan membangun sistem pelatihan kerja dan sertifikasi profesi secara terpadu
bagi pekerja Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan,
M Hanif Dhakiri, mengatakan keterlibatan dunia usaha dan industri dibutuhkan
untuk melakukan percepatan peningkatan kompetensi kerja serta memenuhi
permintaan kebutuhan pekerja yang terus meningkat. Apalagi di tengah
pembangunan infrastruktur dan berbagai proyek pembangunan yang terus digenjot
di berbagai daerah.
“Kami berharap
investasi yang telah ada dapat ditingkatkan, termasuk investasi SDM, sehingga
penciptaan lapangan kerja menjadi semakin luas dan memberikan transfer
kemampuan (skill) bagi pekerja Indonesia di berbagai sektor usaha,” kata Menaker Hanif, saat menerima kunjungan
US-ASEAN Business Council beserta pimpinan-pimpinan perusahaan PMA, Senin
(13/6/2016).
Menaker Hanif mengatakan
saat ini pemerintah sedang berkonsentrasi dan memprioritaskan pembangunan
infrastruktur di berbagai daerah. Oleh karena itu, untuk mengimbanginya
diperlukan ketersediaan pekerja yang memiliki kompetensi kerja (skill) yang
unggul.
“Perhatian
terhadap ketersediaan SDM harus diprioritaskan secara bersama untuk memenuhi
permintaan kebutuhan yang terus meningkat. Oleh karena itu dibutuhkan
keterlibatan dunia usaha dan industri dibutuhkan penyiapan SDM pekerja Indonesia
yang seusai dengan kebutuhan pasar kerja,” kata Hanif.

