Puluhan Siswa SMP di Tangsel Bentuk Forum Anti-narkoba

 Puluhan Siswa SMP di Tangsel Bentuk Forum Anti-narkoba
PAMULANG  Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta yang tergabung dalam Forum Group Discuission (FGD) se Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membentuk jaringan penangkal, peredaran dan penggunaan obat terlarang Narkoba.

Kegiatan ini tak hanya membentuk forum tapi juga melakukan penyuluhan dan pelatihan terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar khususnya SMP, kata Ketua Panitia, Hj. Zesmita Umar yang juga Kepala SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang, Rabu (26/2).

Kehadiran FGD di Kota Tangsel diharapkan memapu menciptakan keakraban dan kebersamaan khususnya seluruh SMP swasta di Tangsel untuk menyatakan perang terhadap peredaran Narkoba, tuturnya.

Paling tidak ada kesepakan serta sepaham terhadap kesadaran pelajar untuk tidak mencoba-coba mengkonsumsi narkoba terlebih semakin meningkat jumlah pelajar yang memakai serta mengkonsumsi di kalangan pelajar.

Menurut dia, pelajar sangat rentan terhadap bahaya narkoba sehingga perlu diantisipasi sejak awal untuk menangganinya maka perlu diperbanyak kegiatan olahraga serta ekstrakurikuler di luar pelajaran sekolah sehari-hari.

Kegiatan sosialisasi, diskusi dan informasi terhadap bahaya narkoba untuk kalangan pelajar memang masih kurang sehingga wajar jika seluruh pelajar swasta khususnya SMP membentuk FGD se Kota Tangsel.

Hal senada juga dikatakan, Kepala BNNK Jaksel, AKBP Ricky Januar, masalah Narkoba di Indonesia memang sudah mencapai lampu merah dan berhaya serta harus dicegah ditangani sejak awal dengan secara terus menerus mengkampanyekan anti Narkoba.


Data yang yang di miliki BNNK Jaksel penangkapan pemakai narkoba paling banyak kalangan pelajar atau anak di bawah umur, ujarnya yang menambahkan untuk itulah pencegahan terhadap Narkoba perlu dilakukan sejak dini yaitu anak usi SD, SMP dan SMA.