![]() |
| Presiden : Masyarakat Muslim Dunia Miliki Keunggulan Kalangan Muda |
JAKARTA - Presiden Jokowi
mengatakan, masyarakat muslim dunia dapat memanfaatkan kekuatan yang telah lama
dimiliki. Keunggulan usia demografi masyarakat muslim dunia merupakan kekuatan
yang menurutnya dapat dimanfaatkan lebih jauh.
“Masyarakat muslim memiliki
demografi terbaik dari setiap kelompok agama di dunia dengan proporsi tertinggi
dari kalangan muda,” terang Jokowi
Dalam sambutannya di hadapan pemimpin negara-negara muslim yang menghadiri
World Islamic Economic Forum (WIEF), di Jakarta, Selasa (2/8).
Di antara yang
hadir, Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak, Presiden
Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Republik Guinea Alpha Conde, dan Perdana
Menteri Republik Sosialis Sri Lanka Ranil Shriyan Wickremesinghe.
Selain itu, hadir pula
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perencanaan Pembangunan
Nasional Bambang Brodjonegoro, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Muliaman D Hadad.
Presiden menyebut salah
satu tantangan terbesar bagi masyarakat dunia dewasa ini ialah pertumbuhan
ekonomi dunia yang melambat. Selain itu, ancaman dari serangan teror dan
situasi politik yang tak terprediksi turut memberikan tantangan besar bagi
negara-negara di dunia.
“Kita melihat serangan teror,
baik besar maupun kecil di berbagai belahan dunia. Situasi politik sejak awal
abad ini juga merupakan yang paling tidak dapat diprediksi,” ungkap Jokowi.
Jokowi mengatakan
keuangan syariah, kuliner dan fesyen Islami, serta seni arsitektur Islam
merupakan kekuatan lainnya yang semakin berkembang. Namun demikian, Presiden
Joko Widodo tidak menampik bahwa masyarakat muslim dunia juga harus menghadapi
tantangan yang amat besar.
“Kita belum cukup kuat di media,
media sosial, dan teknologi. Oleh karenanya, di sana kita belum mampu
memenangkan persaingan. Dan jika kita tidak mendidik dan melatih masyarakat
kita, dunia akan semakin meninggalkan kita,” tambah Jokowi.
Presiden mengemukakan
bahwa saat ini kita hidup di era inovasi yang belum pernah terbayangkan
sebelumnya. Terhadap segala inovasi yang ada,
Jokowi menyerukan untuk
memastikan inovasi yang benar-benar memberikan kontribusi untuk kesejahteraan
rakyat, tidak hanya bagi orang-orang berada, namun juga bagi masyarakat yang
kurang mampu.

