![]() |
| Desa Tambak, Kibin |
KIBIN – Upaya penertiban penyebab kemacetan di Desa
Tambak, Kecamatan Kibin, yang dilakukan pada Kamis (15/9) berbuah hasil. Kini,
arus lalu lintas yang kerap macet mulai lancar. Tinggal menyisakan puing-puing
bangunan pasca pembongkaran.
Hingga kemarin,
reruntuhan bangunan seperti kayu, bambu, dan terpal belum dibersihkan di depan
PT Nikomas Gemilang. Tumpukan reruntuhan juga berada di Pasar Tambak, hingga
menimbun drainase. Di Pasar Tambak, sebagian pemilik bangunan melakukan
pembongkaran pada bagian bangunan yang menjorok ke bahu jalan. Aktivitas itu
pun dipantau petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang.
Kepala Bidang Pertamanan
dan Persampahan DTRBP Kabupaten Serang Asep Herdiana mengatakan, saat eksekusi
penertiban dilakukan, pihaknya menerjunkan kurang lebih 20 petugas dengan
mengoperasikan tujuh unit truk pengangkut sampah. “Hanya saja, pengangkutan sampah baru bisa
dilakukan selama tiga kali,” ujar Asep
saat mengikuti rapat evaluasi di ruang KH Samun Pemkab Serang, Jumat (16/9).
Kata dia, pengangkutan
puing-puing bangunan sisa eksekusi penertiban terkendala jumlah petugas dan
baru selesai dilakukan pada Senin (19/9). “Insya Allah,
kami selesaikan, tetapi memang butuh bantuan semua pihak, puing-puing bangunan
di buang ke daerah Desa Ciagel,” katanya.
Dalam rapat evaluasi
tersebut, Kepala Desa Ciagel M Yunus mengatakan, tidak menjadi persoalan jika
puing-puing bangunan dibuang ke wilayah kerjanya. Yunus pun meminta agar
puing-puing tersebut secepatnya dibersihkan sehingga tidak menimbulkan persepsi
yang negatif di masyarakat.
Terpisah, Kepala Seksi
Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Serang Acep Pelita Jaya
menjelaskan, pihaknya terus melakukan monitoring hasil eksekusi penertiban hingga
malam. Hal itu untuk mengantisipasi agar bahu jalan tidak lagi diisi bangunan
liar dan aktivitas para pedagang kaki lima (PKL).
Kontrol pun dilakukan
secara bersama-sama dengan aparat dari Polsek Cikande dan Koramil Cikande. “Hari ini (kemarin-red), tidak ada lagi PKL yang
berjualan. Arus lalu lintas pun lancar, tidak seperti biasanya, padat merayap,” katanya.

