![]() |
|
Suasana Shalat Idul Adha
di Masjid Agung Banten
Al-Bantani KP3B, Kota Serang, Kamis (24/9/2015).
|
SERANG - Gubernur Banten
Rano Karno hari ini menunaikan Shalat Idul Adha bersama ribuan warga di Masjid
Agung Banten Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota
Serang, Kamis (24/9/2015).
Shalat Idul Adha ini
sendiri dengan Imam oleh H. Ajiji dan Khatib adalah Ketua Dewan Masjid
Indonesia (DMI) Provinsi Banten Drs. KH. Rasna Dahlan.Dalam khutbahnya, Rasna
menjelaskan sejumlah hikmah dari ibadah haji. Misalnya, untuk menghapus
diskriminasi dengan mengenakan pakaian ihram yang mengisyaratkan penyucian
segala dosa. Berbagai simbol pangkat, status, dan jabatan untuk sementara
ditanggalkan.
"Karena pangkat dan
jabatan, sering sekali pada kehidupan sehari-hari mengambil jarak dengan orang
lain," kata Rasna.
Rasna menambahkan, kurban
bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sebagai wujud kepedulian sosial
kepada dhuafa, fakir miskin dan sesama. Menurutnya, saat ini banyak orang yang
berlomba-lomba membeli kendaraan di dunia, padahal kendaraan di dunia bersifat
sementara. Dan kurban ini berguna sebagai kendaraan yang akan mengantarkan
kepada surga Allah.
Sementara itu, Gubernur
Banten Rano Karno mengatakan, makna kurban ini merupakan bukti ketaqwaan
umat-Nya terhadap Allah SWT. "Ini bukan persoalan daging atau darahnya,
tapi persoalan ketaqwaan," kata Rano.Rano menambahkan, momen Idul Adha ini
diharapkan dijadikan sebagai momen untuk lebih bersama-sama meningkatkan
kecintaan dan rela berkorban untuk bangsa negara dan daerah khususnya.
"Sebagai warga
Provinsi Banten, momen ini dijadikan untuk meningkatkan kecintaan dan rela
berkorban untuk kemajuan Banten," pungkasnya. (ADV/Biro Kesra Setda
Provinsi Banten)

