![]() |
| Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz |
Raja Arab Saudi Salman
Bin Abdul Aziz telah mengeluarkan pernyataan resminya untuk memberikan santunan
sebesar 1 juta riyal (Setara Rp. 3.8 Milyar) bagi setiap jamaah haji korban
kejatuhan crane Masjidil Haram yang terjadi pada hari jum'at, 11 September2015
Bukan hanya korban meninggal dunia yang akan mendapat santunan, Namun juga
korban luka-luka, baik cacat permanen maupun sementara, selain itu, 2 orang
dari keluarga korban akan diundang berhaji dengan menggunakan visa kerajaan
pada musim haji tahun mendatang.Dan dibawah ini adalah pernyataan resmi Raja
Saudi, Salman Bin Abdul Aziz terkait dengan santunan jamaah haji korban crane
Masjidil Haram: Atas perintah Yang Mulia Raja Salman Bin Abdul Aziz
menyampaikan rasa tanggung jawabnya dan belasungkawa kepada jamaah haji korban
crane Jumat silam.
Beliau mengeluarkan
pernyataan bahwa:
Memberikan santunan
1.000.000 SR atau sekitar Rp 3,8 Miliar Rupiah bagi korban yang wafat.
Memberikan santunan
1.000.000 SR atau sekitar Rp 3,8 Miliar Rupiah bagi yang cacat seumur hidup.
Memberikan santunan
500.000 SR bagi semua korban crane yang tidak wafat atau cacat.
Menegakkan hukum Qodho'
bagi perusahaan Bin Laden Corporation selaku pemilik proyek raksasa perluasan
masjidil Haram dan mencabut izin kerja untuk proyek mendatang.
Bagi yang wafat, maka 2
orang keluarganya akan dihajikan sebagai tamu kehormatan untuk tahun 1437 H
atau tahun depan.
Memberikan Haji tamu
kerajaan bagi korban yang tidak bisa melaksanakan haji tahun ini dengan haji
tahun depan.
Memberikan jangka visa
tambahan bagi korban yang masih sakit hingga sembuh dan pulang ke negaranya.
Membuat tim Investigasi
dan mahkamah Syariah bagi Bin Laden Corps. karena masuk dalam kategori
As-Syubhat Al Jinaiyah atau Mirip tindakan pidana.
Demikian surat perintah
kerajaan Arab Saudi terkait insiden Crane di Masjidil Haram Makkah seperti yang
dilansir dari laman Al-Madina.Com.
Semoga Allah SWT membalas
semua kebaikan Raja Salman Bin Abdul Aziz dan menerima amal ibadah para Jamaah
haji yang wafat serta menyembuhkan korban yang terluka sampai sehat wal 'afiat
sehingga bisa ikut melaksanakan ibadah haji di tahun ini. Aamiin.

