![]() |
| Deden Apriandhi Humas |
Kota SERANG - Kepala Biro
Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Banten Deden Apriandhi mengatakan, masyarakat saat ini
semakin haus akan informasi yang sesuai kebutuhan mereka. Radio adalah salah
satu media yang efektif karena bersahabat dengan semua kalangan, dan banyak
membantu tugas-tugas pemerintah.
“Pemerintah
Provinsi Banten cukup banyak terbantu dengan keberadaan stasiun radio di
Banten, banyak program-program Pemprov sudah dipancarluaskan oleh radio, salah
satunya adalah peresmian KEK (Kawasan Ekonomi Khusus, red) Tanjung Lesung oleh
Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu,” kata Deden
saat membuka acara Radio Fair PRSSNI Banten, di Alun-alun Barat Kota Serang,
Rabu (04/11).
Radio Fair 2015 digelar
oleh Pengurus Daerah (PD) Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia
(PRSSNI) Banten dengan melibatkan 27 stasiun radio yang berada di wilayah
Provinsi Banten.Deden berharap media penyiaran radio bisa mengajak masyarakat
Banten untuk lebih berperan dalam pembangunan di Provinsi Banten.“Sangat tepat ketika pemerintahan memberikan
dukungan kepada media radio,” ucapnya.
Menurutnya, dengan
kehadiran banyak lembaga penyiaran radio, masyarakat haruslah mendapat manfaat
yang optimal dan bermanfaat.“Radio tidak
hanya memberikan hiburan semata, tetapi harus menjadi pusat informasi dan
edukasi bagi masyarakat,”
singkatnya.Deden melanjutkan, saat ini situasi global terus berubah, kebutuhan
akan informasi melalui media menjadi sangat penting, perubahan yang begitu
cepat ini juga diikuti dengan pertukaran informasi di semua level dan lini
kehidupan.
"Kami mengajak
pelaku media penyiaran untuk bersinergi dengan pemerintah Provinsi Banten guna
membangun Banten agar lebih maju dalam pembangunan disegala aspek,"
katanya.
Sementara itu, Ketua PD
PRSSNI Banten Cahyono Adi menjelaskan, melalui Radio Fair yang baru pertama
kali digelar di Banten ini ada langkah bersama ingin mengabarkan kepada
masyarakat luas bahwa banyak yang sudah dilakukan oleh lembaga penyiaran dalam
proses pembangunan.
“Radio Fair ini
baru pertama kali di gelar di Banten bahkan di Indonesia, semoga acara ini ada
langkah bersama antara lembaga penyiaran dan pemerintah dalam pembangunan di
Banten,” kata Adi.
Menurut Adi, selain
memperkenalkan lembaga penyiaran radio swasta di Banten, Radio Fair 2015 juga
menggelar workshop radio dan penyiaran bagi mahasiswa, parade band, pentas seni
dan musik dari musisi jalanan
Sumber: Klik di sini!

