![]() |
| Ilustrasi |
SERANG - Penyerapan dana desa di
Provinsi Banten untuk sekitar 1.238 desa yang tersebar di empat kabupaten di
Banten, masih terkendala Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur di Pemerintahan
Desa."Penyalurannya sudah sekitar 80 persen. Hanya saja serapannya masih
rendah karena terkendala SDM di desa serta faktor kehati-hatian,"kata
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa (BPPMD) Banten Chairul
Amri Chan di Serang, Minggu.
Ia mengatakan, kendala SDM menjadi faktor
penyebab serapan dana desa masih rendah mengingat sebagian besar pemerintahan
desa tengah dalam proses transisi kepemimpinan atau pergantian Kepala
Desa.Kondisi tersebut juga berdampak kepada para aparatur di desa yang
menglamai pergantian kepemimpinan, karena sebagian perangkat desa juga pejabat
baru."Sampai akhir tahun tidak akan terserap semua. Apalagi sampai akhir
tahun ini hanya satu bulan lebih,"kata Amri Chan.
Ia berharap, tahun depan serapan anggaran
desa tersebut akan lebih baik lagi
sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat di desa tersebut."Kami
terus melakukan pelatihan-pelatihan dan sosialisasi bagi kepala desa. Ini dalam
meningkatkan kompetensi mereka dalam pengelolaan dana desa,"katanya.
Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan
sembilan orang tenaga ahli dalam pengelolaan dana desa. Kemudian 103 orang
pendamping desa dan sebanyak 355 orang pendamping lokal dari 1.238 desa yang
ada di Banten."Jadi masing-masing satu orang pendamping akan mendampingi
empat sampai lima desa. Kedepan, kami upayakan tingkatkan terus supaya lebih
efektif,"kata Amri Chan.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan
Kelurahan pada BPPMD Banten, Bambang Hendrajaya sebelumnya mengatakan,
penyaluran dana desa ke Banten dari pusat untuk tahap pertama belum 100 persen.
Saat ini pemerintah kabupaten sedang melakukan proses penyaluran tahap II dan
ada sejumlah desa sudah menerima dana itu sampai 100 persen.
Menurut Bambang, jika sampai dengan akhir
tahun ada desa sampai tahap ketiga tidak juga menyerap dana desa sampai 100
persen, maka sisanya akan diberikan ditahun selanjutnya tanpa mengurangi
penerimaan dana desa 2016.Banten menerima dana desa dari pusat untuk empat
kabupaten sebesar Rp352, 516 miliar.
Dengan rincian Kabupaten Pandenglang
Rp91,602 miliar (untuk 339 desa), Lebak Rp95,972 miliar (untuk 345 desa), Tangerang
Rp75, 128 miliar (untuk desa 274), dan Serang Rp89,813 miliar (untuk 326
desa).Dana tersebut disalurkan tiga tahap, tahap pertama dan kedua
masing-maisng 40 persen sedangkan tahap ketiga 20 persen.
Sumber: Klik di sini!

