![]() |
| Presiden Joko Widodo |
JAKARTA - diri Kosgoro
yang berasal dari Jawa Timur. Moehammad Jasin adalah Komandan Tokubetsu
Ketsatsutai Surabaya yang jadi cikal bakal Kepolisian RI. Lalu I Gusti Ngurah
Made Agung merupakan Raja Denpasar 1. Dan Ki Bagus Hadikusumo adalah tokoh
Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) asal
Yogyakarta.
Menteri Sekretaris Negara
Pratikno mengatakan kelima tokoh tersebut terpilih setelah Dewan Gelar Tanda
Jasa dan Tanda Kehormatan serta Kementerian Sosial menyeleksi sejumlah nama
yang diusulkan ke pemerintah."Tim Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda
Kehormatan menerima usulan dari kementerian, daerah, kemudian diproses dan
dilakukan verifikasi," kata Pratikno di Kompleks Istana.
Pratikno mengatakan
Presiden tidak menyeleksi lagi nama-nama yang disodorkan Dewan Gelar Tanda Jasa
dan Tanda Kehormatan. "Prinsipnya Presiden percaya pada telaah yang
dilakukan Dewan itu," katanya. Penganugerahan gelar pahlawan nasional ini
dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 116/TK/2015 tertanggal 4 November
2015.
Anggota tim komunikasi
Presiden, Ari Dwipayana, mengatakan untuk memperoleh gelar pahlawan nasional,
tokoh yang dipilih harus memenuhi syarat sesuai Pasal 25 Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2009. Yaitu merupakan warga negara Indonesia yang berjuang di wilayah Negara
Kesatuan RI, berintegritas dan memiliki keteladanan, serta berjasa pada bangsa
dan negara
Sumber: Klik di sini!

