![]() |
| Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri, saat membuka acara Musorkot V di GOR Tangerang. |
TANGERANG - Perhelatan
Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Tangerang ke V, Senin (21/12/2015), resmi
digelar. Pembukaannya acara dilaksanakan di Gedung Komite Nasional Olahraga
Indonesia (KONI) setempat.Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi
Budaeri, yang hadir mewakili Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, secara
simbolis resmi membuka sekaligus melepas seluruh peserta, guna mengikuti
prosesi musyawarah pergantian kepemimpinan KONI periode 2015-2019, di kawasan
Puncak, Bogor, selama dua hari, mulai 21 hingga 22 Desember 2015.
"Selamat
melaksanakan Musyawarah Olahraga Kota Tahun 2015. Semoga berjalan lancar dan
sukses. Siapa pun yang terpilih menjadi ketua nanti, haruslah kita dukung, agar
dapat membangun dan lebih memajukan dunia olahraga di Kota Tangerang,"
ungkap Dadi, dalam sambutannya.Menurutnya, sinergitas serta komunikasi yang
selama ini telah terjalin baik bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot)
Tangerang, haruslah terus dibangun oleh para pengurus diperiode selanjutnya,
nanti.
Pihaknya berjanji akan
senantiasa mendukung seluruh program positif, dalam upaya bersama-sama
memajukan dunia olahraga di Kota Tangerang, hingga akhirnya dapat selalu
memunculkan atlet muda berbakat disemua Cabang Olahraga (Cabor), dimana
tentunya juga mampu bersaing dan mengharumkan nama Kota Tangerang, dikancah
nasional maupun internasional."Bentuk dukungannya, ya Pemkot melalui
dinas-dinas terkait, seperti Disporparekraf serta Dinas Bangunan, nantinya
dapat terus menggalakkan penyediaan fasilitas. Seperti yang telah dilakukan,
membangun Gor, lapangan futsal dan juga ada stadion mini. Ini yang akan terus
dilakukan, sebagai bentuk dukungan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI
Kota Tangerang, Dasep Sediana, yang masa bakti kepemimpinannya telah berakhir,
mengaku tak akan kembali mencalonkan diri di Musorkot. Pasalnya, dia meyakini
bahwa memang sudah saatnya untuk melepaskan tonggak kepengurusan KONI,
sebagaimana upaya kaderisasi, yang selama ini dibangun serta
diharapkannya."Ya, memang seorang pemimpin itu harus tahu dan memahami
kapan dirinya akan naik dan turun dari kursinya atau maju dan berhenti. Ini pun
merupakan bentuk kaderisasi. Tentunya, semua juga karena telah terbangunnya
kemajuan-kemajuan ditubuh organisasi ini," kata Dasep, , disela-sela
kegiatan tersebut.
Kemajuan-kemajuan
dimaksud, paparnya, adalah mengenai persoalan pokok dalam pembenahan roga
organisasi KONI, mulai dari upaya teknis bagaimana menghidupkan cabor-cabor
hingga akhirnya mampu menerbangkan mereka ke kancah berskala lokal, regional
maupun nasional dan target internasional. "Di periode saya ini, kami di
KONI menerapkan pola Tri Sukses, termasuk disisi managemennya. Dan
alhamdulillah, sejauh ini kami dapat meyelenggaraan event pekan olahraga
tingkat kota sebanyak dua kali, dimana event-event seperti itu menjadi kunci
membangun perkembangan cabor. Mengenai prestasi sendiri, kalau disini kan ajang
olahraga tingkat provinsi memang cukup bergengsi juga, dan alhamdulillah kami
pun berhasil menjadi juara kedua," tegasnya.
Dipenghujung jabatannya
ini, Dasep juga berpesan, agar dikepengurusan periode selanjutnya, dapat
meneruskan serta menumbuhkan, bahkan menyempurnakan seluruh konsep yang telah
dibangunnya selama ini.Terpenting lagi, adalah bagaimana saat ini, pihak KONI
sebenarnya sudah layak dan pasti mampu mendatangkan kerjasama dengan
pihak-pihak swasta, sebagai sponsor guna mendukung langkah kemajuannya
kedepan"Satu hal sebenarnya, bahwa saat ini KONI itu sudah bisa merangkul
pihak-pihak swasta sebagai sponsor. Kalau saya dulu waktu pertama, dalam tahapan
membangun. Salah satunya adalah, sekarang ini kalau tidak salah sudah ada 10
Cabor, yang memang sudah cukup maksimal, baik dari sisi administrasi maupun
intensitas lainnya. Dan, sisanya sudah berproses cukup baik. Pengurus periode
selanjutnya, tinggal memoles saja sedikit," pungkasnya, seraya memastikan
tetap mendukung dan akan selalu berbuat, untuk kemajuan dunia olahraga, baik
ditingkat lokal maupun pada pemerintahan pusat.
Sumber: Klik di sini!

