Komitmen Terbuka Dalam Pembahasan APBD

vIlustrasi
Pemerintah Provinsi Banten dan DPRD setempat berkomitmen untuk terbuka dalam pembahasan APBD, supaya bisa diketahui oleh masyarakat alokasi anggaran ke mana dan untuk apa saja.
"Eksekutif sangat siap, memang seyogyanya seperti itu bisa diketahui dan disaksikan masyarakat. Kalau legislatif mengajak seperti itu, kami sangat siap," kata Sekretaris daerah (Sekda) Banten Ranta Suharta, dikutip Antara, Jumat (8/1/2016).

Bahkan, kata dia, dalam pelaksanaan rapat-rapat pembahasan APBD tersebut juga tidak perlu di luar daerah atau di luar Banten. Karena di Banten juga memiliki banyak fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk rapat-rapat tersebut."Di sini juga di ruang rapat bisa. Kenapa harus di luar-luar, justeru itu yang saya inginkan," kata Ranta seusai menghadiri pelantikan 236 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Provinsi Banten.

Pihaknya sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sangat siap jika pembahasan anggaran dilakukan terbuka dan disaksikan masyarakat, supaya bisa diketahui oleh masyarakat luas mengenai kondisi APBD Banten.Ranta mengatakan, dengan adanya pelantikan pejabat eselon II, III dan IV tersebut, diharapkan bisa mempercepat pelaksanaan APBD Banten 2016 tepat waktu dan tepat sasaran sesuai dengan program kegiatan yang telah direncanakan dalam APBD Banten 2016."Pekan ini pelantikan sudah selesai semua.


Minggu depan pembuatan SK-SK PPK dan lainnya. Kita harapkan awal Pebruari ini kegiatan dalam APBD Banten 2016 sudah bisa dijalankan," kata Ranta.Sebelumnya Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah menyampaikan komitmennya untuk terbuka dalam melakukan pembahasan APBD, sehingga proses pembahasan anggaran tersebut bisa diketahui oleh masyarakat dalam upaya mengontrol dan mengawasi anggaran tersebut, termasuk melalui media massa."Silahkan saja kami terbuka dan kita kawal bersama pembahasan APBD ini. Mudah-mudahan kedepan Banten ini bisa lebih baik lagi," kata Asep Rahmatullah saat berdiskusi dengan wartawan di DPRD Banten.

Sumber: Klik di sini!