![]() |
| Gubernur Banten lantik 15 Anggota DRD Banten |
SERANG - Gubernur Banten Rano Karno resmi melantik 15
Anggota Baru Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Banten periode 2016 – 2018 bertempat di Aula Pendopo Gubernur Kawasan
Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang pada Rabu, 24
Februari 2016 pagi.
Ke 15 anggota tersebut
meliputi, Firman Venayaksa, Abdul Hamid, Rahman Syahputra, Ahmad Supena, Dodi
Nandika, Egi Djanuaswati, Firman Hadiansyah, Ginanjar Hambali, HMS. Suhari,
Jaenal Abidin, Mohammad Masduki, Muhamad Turizal Husen, Nanik, Rapih
Herdiansyah, Rully Amrullah, dan Prof. Dr. HMA Tihami, MA.
Pada kesempatan itu,
Gubernur Banten Rano Karno meminta kepada para Anggota DRD Provinsi Banten yang
baru untuk fokus terhadap kajian 12 Project
nasional yang akan di bangun di Banten.“12 Project harus menjadi prioritas
DRD, itu harus dikaji, karena itu pasti mempunyai dampak sosial, ekonomi, dan
dampak lainnya. Makanya DRD harus prioritaskan hal tersebut,”kata Rano Karno kepada wartawan usai melantik.
Rano Karno menyebutkan
sebelum project tersebut dibangun, kajian dari DRD harus sudah dilakukan.
Mengingat beberapa Project sudah dilakukan di 2016 ini, agar bisa mengantisipasi dampak yang akan
terjadi saat dan setelah pembangunan.“Riset adalah
ujung tombak pembangunan, harus sinkron dengan SKPD, harus bisa berkomunikasi
dengan baik, karena memang DRD bukan
pengambilan kebijakan tapi memberikan saran,” ucap Rano Karno.
Ditempat yang sama,
Firman Venayaksa salah satu Anggota DRD Banten yang baru dilantik mengatakan,
sebagai lembaga riset urusan-urusan riset yang akan dikedepankan, adalah
hal-hal yang diperlukan untuk kemajuan Provinsi Banten.“Saya ini kan akademisi, secara latar belakang
saya, pendidikan dan kebudayaan, maka itu yang saya ke depan kan,” ujar Firman Venayaksa.
Anggota lainnya, Dodi
Nandika mengatakan, dengan adanya 12 Project nasional di Provinsi Banten ini
menjadi tugas yang pertama.“Kita sudah
dengar tadi kata gubenrur kan, kita ini harus bekerja dengan baik bagaimana
menghadapi 12 Project nasional itu. Apakah Banten punya peta investasi dimana,
ini harus jadi pekerjaan yang harus bisa memberikan kinerja membangun Banten
kedepannya menjadi lebih baik,” ucap Dodi
Nandika.
Sumber: Klik di sini!

