![]() |
| Rano Tinjau Vihara Bhutong |
TANGERANG,
(KB).-Gubernur Banten Rano Karno menunjukan rasa prihatinnya kepada warga Tiong
hoa yang menjadi korban kebakaran Wihara Dharma Bhakti atau Bhutong. Kebakaran
yang terjadi Jalan Burok, Neglasari, Kota Tangerang, menyebabkan empat orang
meninggal dunia pada Jumat 19 Febuari pagi sekitar pukul 03.00.
"Saya
turut prihatin dengan suasana ini dan berharap bisa bangkit dan segera bisa
direnovasi, saya bersyukur karena seluruh masyarakat dilingkungan wihara ini
menerima dengan lapang dada," kata gubernur saat meninjau lokasi kebakaran
Vihara Bhutong di Jalan Burok, Neglasari, Kota Tangerang.
Pada
kesempatan ini gubernur menyerahkan langsung bantuan dari Pemprov Banten
sebesar Rp50 juta untuk merenovasi wihara dan Rp 5 juta untuk keluarga korban
yang meninggal dunia. Menurut Rano, keberadaan wihara di Provinsi Banten
merupakan akulturasi budaya yang harus dijaga, kekuatan Banten ada di seluruh
kebudayaan.
Oleh
karena itu, Gubernur bersama Sekda Banten dan seluruh jajaran mengaku prihatin
dan akan membantu untuk pembangunan kembali Vihara Bhutong."Saya dengar
vihara ini akan segera dibangun kembali, kami juga ingin meringankan beban
mereka," kata Gubernur didampingi Sekda Banten Ranta Suharta.
Dengan
kejadian ini, gubernur berharap kepada para pengurus vihara dan umat beragama
lainnya untuk waspada dan tetap menjaga rumah peribadatanya masing-masing agar
kejadian serupa tidak terulang kembali. "Bukan hanya tempat beribadah
saja. Artinya ini kan rentan karena kondisi iklim, angin, cuaca. Kita harus
meningkatkan kewaspadaan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,"
harapnya.
Bantuan
dari Gubernur diterima oleh Beni Susanto selaku ketua pengelola Vihara Bhutong
yang juga dua keluarganya menjadi korban meninggal dunia. "Kami
mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Gubernur dan jajarannya. Kami sudah
berlapang dada atas musibah ini. Dan akan segera dibangun kembali vihara
ini," singkat Beni seusai menerima sumbangan dari Gubernur.
Jaga
Keberagaman
Rano
bersama jajarannya melakukan kunjungan ke Vihara Bhutong merupakan rangkaian
kerja kunjungannya dalam rangka perayaan Imlek dan Cap Go Meh warga Tiong hoa
di Wihara Yang Sen Bio Cikahurpian, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari
Kota Tangerang.
Di
vihara ini, digelar pemberian bantuan dan bhakti sosial yang digelar oleh Dinas
Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan UMKM.Gubernur Banten Rano Karno
menyampaikan pentingnya toleransi dan kerukunan hidup umat beragama dalam
pembangunan daerah.
"Suasana
damai ini harus diciptakan demi membangun banten yang kita cintai,"
ucapnya. Gubernur berharap agar perayaan imlek dan Cap Go Meh kali ini akan
membawa keberkahan, kebahagiaan, kedamaian dan kesejahteraan kepada segenap
warga tiong hoa dan seluruh warga banten.
"Provinsi
Banten sedang membangun, dan tentunya perlu pengorbanan dan kesabaran. Kota
Tangerng juga akan segera berkembang dan tentunya juga bertambah
permaslahannya. Yang terpenting saya bagahgia dengan keragaman etnis dan
budaya, banten tetap dalam kondisi aman dan damai," ungkapnya.
Sumber: Klik di sini!

