![]() |
| Ilustrasi |
JAKARTA - Kementerian
Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) siap
membantu program Kampung Keluarga Berencana (KB) yang dicanangkan Badan
Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat desa.“Asalkan itu
adalah yang terbaik untuk masyarakat desa, pasti kita dukung. Dan kita akan
saling bersinergi untuk ini,” kata Menteri
Desa PDTT Marwan Jafar di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan akan
membuka pintu selebar-lebarnya terhadap BKKBN, untuk mengakses informasi yang
dibutuhkan program tersebut.Tidak hanya kepada BKKBN, menurut dia, pihaknya
juga bersedia bertukar informasi dengan kementerian dan lembaga lainnya, selama
hal tersebut digunakan untuk kemajuan desa.“Kalau BKKBN butuh data tentang desa, akan kita berikan. Kalau soal data
desa, memang sudah tepat datang ke sini selama itu untuk kepentingan masyarakat
desa, pasti akan kita bantu,” ujarnya.
Program Kampung KB,
menurut Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty, program BKKBN yang akan dibangun
di lokasi padat penduduk. Selain untuk menekan pertumbuhan populasi, program
ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.“Program KB katakanlah saat ini menurun, jadi harus
ada yang menggalakkan. Presiden juga menekankan sekali, bahwa kita harus kerja
keras untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk,” kata Surya Chandra Surapaty.
Sebagai informasi,
tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia saat ini mencapai 1,49 persen. Ini tidak
sebanding dengan target pemerintah yang berupaya menekan populasi menjadi 1,1
persen.

