Data SKPD Banyak tak Sinkron

 Bupati Serang Tatu Chasanah
SERANG, (KB) .- Banyaknya data yang tidak sinkron antara SKPD dengan lainnya membuat komunikasi jadi terhambat. Hal itu memperburuk citra Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selama ini berada dilingkungan Pemkab Serang.Hal ini dikatakan oleh Bupati Serang Tatu Chasanah saat membuka acara sosialisasi/publikasi data dan informasi Kab serang Tahun 2015 di Hotel Ratu Bidakara, Selasa (8/3/2016).

Kabupaten Serang dalam angka, harus benar benar valid, jangan sampai ada selisih dalam pendataan, karena berefek pada data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saatini Kabupaten Serang menduduki posisi 3 dari bawah,katanya.

Ia menekankan, dalam pendataan harus sesuai dengan fata dan ril di lapangan, karena data tersebut merupakan acuan untuk menentukan program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga apa yang selama ini menjadi visi dan misi Kabupaten Serang terrealisasi.

Saat saya menjabat sebagai wakil bupati 5 tahun lalu, melalui UPTD Pendidikan, saya mendapat data tentang sekolah yang rusak. Apabila rusak, seharusnya sudah diperbaiki, namun selama 5 tahun tersebut data tersebut bertambah, apa yang dilakukan oleh Dindik, malahan bertambah banyak sekolah yang rusak,ujarnya.


Bukan hanya dindik saja, lanjut Tatu, akan tetapi Dinsos, Dinkes dan BPS juga harus sinkron dalam pendataan masyarakat miskin, mengingat setiap tahun masyarakat miskin di Kabupaten Serang, turun jumlahnya.