![]() |
| wow mantap Operasi Simpatik Bernuansa Dangdut |
CILEGON - OPERASI
Simpatik yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon, tergolong
unik. Betapa tidak, operasi yang digelar di Kawasan Simpang Tiga, Kelurahan
Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Sabtu (12/3/2016), pengendara sepeda motor yang
tidak melengkapi surat kendaraan bermotor, dikenakan hukuman bernyanyi dan
bergoyang.
Tidak hanya itu,
pengendara yang tidak memiliki surat lengkap juga menerima hukuman berjoget di
tepi jalan, sehingga membuat menarik perhatian pengendara mobil yang melintas
di kawasan Landmark, Kota Cilegon. Makanya siang itu kawasan Simpang Tiga
Cilegon mendadak ramai bak digelar acara pentas dangdut.
Dalam operasi simpatik
tersebut tidak kurang dari puluhan pengendara mendapatkan hukuman bernyanyi
berjoget ala artis dangdut.Petugas juga memberikan berbagai pertanyaan seputar
peraturan berlalu lintas. Bagi yang berhasil menjawab, petugas langsung
memberikan hadiah. “Dalam razia
kali ini kita hanya berikan teguran saja, tidak ada tilang. Kami berharap warga
bisa melengkapi surat-surat kendaraannya meski dalam razia ini tidak ada sanksi
tilang,” ujar Kasat Lantas Polres
Cilegon AKP Herlia Hartarani.
Ia mengatakan, dalam
operasi ini pihaknya melibatkan 15 petugas Dinas Perhubungan Kota Cilegon dan
35 petugas dari Satlantas Polres Cilegon. “Operasi
Simpatik ini untuk menekankan angka kecelakaan lalu lintas. Dan dalam operasi
ini kita juga memberi imbauan dan pengarahan kepada pengendara,” katanya.
Pantauan Kabar Banten,
ketika Operasi Simpatik mulai digelar, awalnya banyak pengendara yang merasa
panik karena takut terjaring operasi. Namun, saat mereka melihat sejumlah
petugas kepolisian rela berjoged sambil menggunakan kostum badut, kondisi
operasi yang menyeramkan justru berubah menjadi menyenangkan.
“Agar
masyarakat lebih waspada dalam berkendara. Mereka juga sadar akan peraturan
lalu lintas. Sosialisasi ini juga guna mendekatkan polisi lalu lintas dengan
masyarakat. Sehingga pelayanan kami dapat dirasakan masyarakat,” ucap Herlia.
Sementara itu, Rahma,
salah seorang pegawai swasta yang terjaring Operasi Simpatik menuturkan, jika
hukuman yang diberikan oleh anggota Lantas tersebut bersifat baik dan lebih
berkesan dibanding sanksi tilang pada umumnya. “Hukuman itu bagus juga. Biar kita sadar juga betapa pentingnya keselamatan
saat berkendara tersebut,'' tutur Rahma.
Sumber: Klik di sini!

