![]() |
| Ilustrasi |
SERANG, (KB).-Mantan
Bupati Pandeglang, H. Achmad Dimyati Natakusumah yang didorong maju dalam
Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017, baru akan memutuskan pencalonannya
April mendatang. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, menunggu
sampai bulan depan karena perlu mengkaji pencalonannya terlebih dahulu.Apalagi,
kata dia, untuk menjadi calon kepala daerah perlu dilihat dari sisi manfaatnya.
Sebab, seorang kepala daerah harus dapat mengamalkan cita- cita awal
pembentukan Provinsi Banten yakni memberikan kesejahteraan seluas-luasnya bagi
masyarakat Banten.
“Kalau saya
siap (mencalonkan), tapi ternyata masyarakat Banten tidak siap, untuk apa.
Jadi, harus berhitung dulu. Salah satunya, melalui kajian akademis tentang
elektabilitas. Kalau maju kan harus menang. Oleh karena itu, saya baru bisa
memastikan keputusan pencalonannya pada bulan April mendatang. Nanti saya akan
memutuskan bulan depan, antara April dan Mei,” kata Dimyati saat dihubungi Kabar Banten, Senin (21/3/2016).
Disinggung tentang
kondisi partainya yang mengalami dualisme kepemimpinan, Dimyati meyakini
perseteruan di internal PPP sudah dapat diselesaikan sebelum tahapan Pilgub
Banten dimulai. “Insya Allah,
pada saatnya nanti semuanya akan selesai. Karena, kami memiliki ideologi yang
sama. Hanya perlu menyamakan perbedaan,” ujar
Dimyati.Namun jika persoalan internal PPP belum dapat terselesaikan, Dimyati
optimistis tidak akan mengganggu proses apapun dalam rencana pencalonannya.
“Tidak ada
masalah, saat pilkada kemarin, buktinya Bu Irna menang,” katanya.
Menurut dia, pilihan
berat yang dihadapi bukan soal meninggalkan karier politiknya yang cemerlang di
pentas nasional. Namun, kata dia, soal kendaraan politik untuk maju dalam
Pilgub Banten 2017. “Buat saya,
kemajuan Banten lebih dari segalanya jika harus dibandingkan karier politik.
Namun yang berat, sudah banyak partai yang menawarkan. Sementara, Dulur Dimyati
(relawan) sudah mengumpulkan sekitar 500.000 KTP,” ucapnya.
Oleh karena itu, dia
menyerahkan semuanya kepada Relawan Dulur Dimyati (RDD) terkait pencalonannya. “Kalau pakai partai kan seperti naik mobil mewah,
jalannya cepat. Tapi memang bensinnya pertamax. Nah kalau pakai KTP, itu
seperti naik kereta atau bus, harus keliling-keliling untuk sampai tujuan,
karena menaikkan penumpang satu-satu,” tuturnya. Namun,
dia memastikan bahwa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banten menjadi
motivasi untuk maju dalam Pilgub Banten.
Sebab, menurut dia,
potensi dan peluang Provinsi Banten sangat luar biasa untuk menjadi daerah yang
maju dan mandiri. “Kalau soal
potensi dan kekayaan, kita semua tahu seperti apa Banten. Namun peluang yang
tidak dimiliki daerah lainnya, adalah letak geografis Banten yang berdekatan
dengan DKI Jakarta sebagai ibu kota negara. Kalau kita bicara Amerika Serikat,
daerah penyangga Ibu Kota Wasington itu kan New York. Australia, Ibu Kota
Negara kan Sydney. Nah penyangga ibu kotanya kan Canbera. Kita lihat kedua
daerah penyangga ibu kota di negara itu, kan menjadi telaah negara,” ujarnya.
Meski didorong sejumlah
kalangan maju dari jalur independen, namun Dimyati juga didukung partainya.
Sejumlah fungsionaris PPP kubu Djan Faridz, bahkan berpeluang mengusung Dimyati
dalam Pilgub Banten 2017.Sementara itu, Sekretaris Bidang Hukum dan Organisasi
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Banten, Iki Prapanca mengatakan,
Dimyati Natakusumah sangat dimungkinkan untuk maju pada perhelatan Pemilihan
Gubernur Banten.
Pernyataan resmi majunya
Dimyati Natakusumah akan diungkapkan secara resmi setelah pelantikan pasangan
Bupati Kabupaten Pandeglang terpilih, Irna Narulita-Tanto Warsono Arban. “Nanti pernyataan resminya mungkin setelah
pelantikan Bu Irna,” ucap Iki,
Senin (21/3/2016).Sebelumnya, Ketua DPC PPP Kota Serang kubu Dzan Faridz, J
Romamin Rais (Al Amin) mengatakan, pihaknya memiliki kader terbaik yang akan
diusung pada Pilgub Banten 2017 yakni H.A Dimyati Natakusumah.
Menurut dia, Dimyati
Natakusumah memiliki kompetensi untuk diusung sebagai bakal calon partai
berlambang kabah itu. Selain pernah menjabat Bupati Pandeglang selama dua
periode, kata dia, Dimyati juga telah menjabat sebagai anggota DPR RI selama
dua periode. Saat ini, jabatan sebagai Ketua Fraksi PPP DPR RI dan Sekretaris
Jenderal (Sekjen) PPP membuat Dimyati menjadi figur penting pada perhelatan
Pilgub Banten. “Soal
popularitas dan kompetensi beliau sudah teruji. Jadi tidak ada alasan bagi kami
(PPP) untuk tidak mengusung beliau,” tutur Al
Amin.
Sumber: Klik di sini!

