Pemeliharaan Jalan Menjadi Perhatian Serius Dinas BMTR Banten

 Ilustrasi
"Dengan adanya program pemeliharaan jalan, maka masa umur jalan akan lebih terawat dan awet. Ada beberapa yang perlu dilakukan. Salah satunya dengan melibatkan penilik atau mandor jalan," kata Seksi pemeliharaan jalan UPT Pontang Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten, Agus Mufarik, Kamis (03/03/2016) lalu.

"Dengan adanya program pemeliharaan jalan, maka masa umur jalan akan lebih terawat dan awet. Ada beberapa yang perlu dilakukan. Salah satunya dengan melibatkan penilik atau mandor jalan," kata Seksi pemeliharaan jalan UPT Pontang Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten, Agus Mufarik, Kamis (03/03/2016) lalu.

SERANG -  Jalan di wilayah Ciruas-Pontang, Kabupaten Serang, jadi perhatian serius Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten dalam hal pemeliharaan. Jalan tersebut merupakan salah satu jalan provinsi dari jumlah seleuruhnya sepanjang 14.607 kilometer yang akan terus diperbaiki kondisinya.

Menurutnya, jalan provinsi sepanjang 14.607 kilometer terus diperbaiki kondisinya sehingga aktifitas warga tak pernah terganggu. Jika keadaan jalan selalu dalam kondisi baik, makan kehidupan perekonomian warga dapat terus meningkat."Jalan tidak hanya dibangun, tetapi diperlukan pemeliharaan yang rutin agar tetap bisa berfungsi dengan baik," terangnya.

Peran penilik atau mandor jalan memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mengawasi dan menjaga kondisi jalan untuk tetap baik sesuai harapan masyarakat Banten."Penilik jalan memiliki tugas dan fungsi pelaksanaan, pengamatan, pemanfaatan jalan dan kondisi jalan setiap hari, dan melaporkan hasil pengamatan serta menyampaikan usulan dari hasil pengamatan tersebut," terangnya.

Nantinya berdasarkan hasil laporan penilik jalan tersebut akan segera ditindak lanjuti oleh para pelaksana teknis di lapangan, sehingga proses pemeliharaan jalan akan lebih baik dan terarah.Menurutnya di tahun 2015 lalu pihaknya telah banyak berpartisipasi dalam memperbaiki atau memelihara jalan rusak yang diakibatkan oleh bencana alam, banjir, hingga kelebihan muatan tonase.


"Namun demikian sudah merupakan tugas kami memperbaikinya agar pengguna jalan tetap nyaman, kami berusaha sebaik mungkin walau dalam keterbatasan anggaran dan tentu saja belum seluruhnya dapat kami perbaiki insya allah di 2016 kami aka lebih baik lagi," tegasnya.