![]() |
| BSD City: Estate Management Bakal Cek Penyebab Banjir |
PAGEDANGAN - Intensitas
hujan yang tinggi dan diduga adanya pengerjaan urugan lahan resapan air di
tengah dan di pinggir jalan di sekitar Edutown Bumi Serpong Damai (BSD) City,
Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menyebabkan banjir yang cukup parah
di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi
yang didapat hariantangerang.com, pengerjaan urugan lahan resapan di tengah
kawasan Edutown, diduga menjadi penyebab banjir di wilayah tersebut. Terlebih,
pihak BSD City juga melakukan pengurugan di tepi jalan di samping Kampus
Prasetiya Mulya, hingga ke lampu merah sekolah Frogy.
Sehingga diduga
mengganggu drainase yang ada sehingga menyebabkan banjir.Bagian Estate Management
BSD City, Judi, ketika dikonfirmasikan hariantangerang.com, Rabu (20/4/2016)
malam, mengatakan, banjir tersebut terjadi karena curah hujan yang luar biasa.
"Namun malam ini banjir juga sudah mulai surut," ujarnya.
Ketika ditanya mengenai
apakah lantaran terganggunya drainase akibat adanya pengerjaan proyek di lokasi
itu, Judi mengaku pihaknya akan terlebih dulu mengecek persoalan tersebut.
Selain itu, dirinya juga akan mengecek adanya pekerjaan di tepi jalan yang
diduga mengganggu aliran air menuju drainase itu.
"Memang ada galian
di tepi jalan itu dan tanahnya hingga berceceran ke pinggir jalan. Tapi kita
juga belum tahu itu galian untuk apa. Dan tidak benar jika galian itu
menyebabkan ditebangnya pohon-pohon di pinggir jalan itu,"
paparnya.Sedangkan mengenai adanya urugan resapan air di tengah kawasan Edutown
itu, Judi menyebut hal itu bukan resapan air. Melainkan hanya bekas galian
pasir.

