![]() |
| Jokowi: Alibaba Sudah Masuk ke Indonesia |
BSD – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap para
pengusaha kecil dilibatkan dalam E-Commerce. Hal itu diungkapkannya saat
membuka Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE) di Indonesia Convention
Exhibition (ICE) BSD, kemarin.“Saya harap ada
ide ide baru dari anak muda pelaku E–Commerce agar
digunakan membantu saudara-saudara kita yang ingin menjual produknya seperti
petani, pedagang, dan pelaku UKM dan semua produk dari kampung-kampung serta
pelosok untuk disambungkan,” ujar Jokowi.
Jokowi menekankan agar
Indonesia harus mengejar ketertinggalan di bidang bisnis berbasis online. “Memang dalam era digital ini sangat cepat sekali.
Setiap menit, setiap detik berubah,” kata
Jokowi.Jokowi kemudian menceritakan hasil kunjungannya ke Silicon Valley, San
Francisco Amerika serikat beberapa waktu yang lalu. Saat ia mengunjungi
beberapa perusahaan digital di Silicon Valley, presiden semakin sadar bahwa
Indonesia masih tertinggal jauh dari negara-negara lain.
“Saya kaget
saat masuk ke Silicon Valley, begitu masuk saya merasakan kita sangat
tertinggal jauh sekali. Saat itu juga saya putuskan pulang ke Indonesia kita
harus bergerak, tidak ada waktu lagi, kalau tidak kita betul-betul tertinggal,” tegas mantan gubernur DKI Jakarta ini. Presiden
kemudian menceritakan kekagumannya saat ia berkesempatan mengunjungi kantor
Plug and Play, perusahaan yang khusus menyiapkan perusahaan Startup.
Jokowi berpesan agar
perusahaan E-Commerce di Indonesia diperbanyak dengan menyiapkan perusahan
inkubator yang handal. “Pak Menteri,
saya titip startup ini disiapkan betul-betul,” pesan Jokowi ke Menkominfo Rudiantara. Disamping itu, Jokowi mengatakan
bahwa dirinya telah mendengar kabar tentang salah satu raksasa E-Commerce asal
Cina yakni, Alibaba menguasai saham perusahaan E-Commerce yang lumayan tenar di
Indonesia.
Menurut Jokowi, hal
tersebut menandakan dunia internasional menyadari potensi besar digital ekonomi
Indonesia. “Saya dengar
Alibaba sudah masuk dan ini menjadi peringatan kita semua bahwa dari luar sudah
melihat potensi kita ini besar. Potensi digital ekonomi kita besar sekali, ini
opportunity besar,” tambah
Jokowi. Menurutnya, masuknya Alibaba harus menjadi cambuk bagi pelaku
E-Commerce Indonesia.
Persaingan di dunia usaha
digital akan semakin berat, akan tetapi Presiden sangat yakin jika para
pengusaha Indonesia akan sanggup menghadapi persaingan itu.“Dunia persaingan dan kompetisi memang kejam tapi,
itu tantangan yang harus dihadapi. Nggak apa-apa nanti ada beberapa yang
bergabung,” jelas pria murah senyum
ini.Oleh sebab itu, Indonesia harus bisa melahirkan perusahan digital ekonomi
yang baru.
Sebagai gambaran,
Thailand sudah menggelontorkan dana sekitar Rp 7 triliun khusus untuk
menyiapkan dan melahirkan pengusaha di bidang digital ekonomi. Sementara, Ketua
Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (IDEA) Daniel Tumiwa memapaparkan kegiatan
pertama dan terbesar ini mempertemukan pelaku usaha E-Commerce di Indonesia
dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian dengan dapat dibantu oleh
pemerintah, para pemegang saham dan juga konsumen di tanah air.
“Kegiatan ini
bertujuan untuk memunculkan pelaku usaha digital dengan perkembangan saat ini
yang semakin pesat,” terangnya.
Kegiatan yang dihadiri
dari 72 pembicara, 150 ekshibitor dalam dan luar negeri, delegasi, dan juga
1.350 peserta serta 5.000 pengunjung ini diharapkan dapat memunculkan pelaku
usaha digital yang sukses, berhasil membaca peluang dan membangun mimpinya
seperti contohnya Fahrudin si penjual mainan online.Perjalanan E-Commerce sejak
1994 hingga saat ini begitu pesat. Selain didukung dengan permintaan pasar dan
dukungan pemerintah melalui dikeluarkannya UU ITE dan pencanangan revolusi
digital di tahun lalu oleh Presiden Joko Widodo.
Sementara, Gubernur
Banten Rano Karno menegaskan bahwa dukungannya terhadap perkembangan E-Commerce
di Indonesia khususnya di Banten. Pasalnya, populasi penduduk di Banten sudah
mencapai 12 juta, apabila saat ini diasumsikan terdapat 30 persen yang
menggunakan Informasi dan Teknologi (IT) dengan E-Commerce potensinya sangat
besar apalagi dengan jangkauan kawasan ekonomi khusus yang akan ada di Banten
akan meningkatkan jumlah kunjungan.
“Momen yang
sangat tepat dan baik untuk memulai startup di E-Commerce, untuk itu benar apa
yang dikatakan oleh Pak Jokowi harus ada keberanian untuk memulai, kapasitas
sebagai provinsi kami akan dukung perkembangannya,” pungkasnya.
Sumber: Klik di sini!

