![]() |
| BNN Bidik Para Wakil Rakyat |
SERANG – Setelah ratusan pejabat pemprov dites urine, dalam
waktu dekat ini, seluruh anggota dewan yang berjumlah 83 orang akan dilakukan
hal yang sama oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).
Ditemui usai
melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Ketua BNNP
Banten, Herru Februanto, Selasa (3/4) menjelaskan kedatangannya ke dewan dalam
rangka membahas kepastian rencana tes urine. Pak Ketua DPRD Banten tadi sangat
memberi respon akan dilakukan tes urine. Untuk tekhnisnya, tentu yang tahu
penjadwalnya dari pihak DPRD,” kata Herru.
Tes tersebut katanya
tidak dapat dilakukan secara mendadak seperti ratusan pejabat eselon pemprov
pada Senin kemarin. “Kalau pejabat
pemprov kan sudah, kemarin yang sudah dites itu ada sekitar 655 orang, sisanya
kami tunggu sampai hari Rabu (hari ini, red),” katanya.Namun sayangnya, Herru mengaku tidak bisa menyampaikan hasil tes
urine terhadap ratusan pejabat tersebut. “Biar Pemprov
Banten nanti yang menyampaikan. Kita tugasnya melakukan tes,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD
Banten, Asep Rahmatullah mengaku akan meminta kesediaan waktu seluruh
rekan-rekannya agar bisa dilakukan tes. “Jadwalnya kita
sesuaikan dengan agenda, yah kami sih mintanya sesegera mungkin,” ujarnya. Masih menurut politisi PDIP ini, jadwal
tes urine akan dilakukan sesuai dengan kekosongan agenda Komisi, Pansus dan
kegiatan luar anggota dewan. “Saya jamin
meskinun sekarang belum ada pengecekan, tapi kami bebas dari narkoba dan zat
psikotropika lainnya,” jelasnya.
Anggota Komisi V DPRD
Banten, Suminar menanggapi positif rencana dewan dan BNNP yang akan melakukan
tes urin terhadap wakil rakyat. “Tidak masalah
bagi saya. Karena sebagai anggota dewan memang kita dituntut bekerja semaksimal
mungkin dan yang terpenting memberikan contoh kepada masyarakat bahwa kita
bebas dari narkoba,” jelasnya.
Program tes urine alam
rangka pencegahan dan memerangi narkoba adalah langkah tepat, Bukan hanya
tanggungjawab BNN, akan tetapi semua pihak. “Saya rasa dengan Darurat Narkoba di Indonesia, sudah saatnya elemen
masyarakat berperan aktif dan penuh dalam gerakan anti narkoba,” ungkap politisi Golkar ini.
Sumber: Klik di sini!

