![]() |
| Ilustrasi |
SERANG – Dalam upaya mengatasi permasalah buta aksara di Provinsi
Banten, Dinas Pendidikan Provinsi Banten targetkan dua tahun kedepan dapat
teratasi menggunakan Taman Baca Maayarakat (TBM).Angka buta aksara di Provinsi
Banten pada tahun 2010 mencapai 290.000 lebih penduduk, dan terus mengalami
penurunan yang cukup signifikan pada tahun 2015 tercatat 51.000 penduduk.
Kendati demikian upaya
penurunan angka buta aksara akan terus di lakukan Dinas Pendidikan Provinsi
Banten.“Kita masih punya PR (pekerjaan
rumah) yang 51.000 orang,” kata Kepala
Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten Engkos Kosasih SamanhudiOleh karena
itu, Dinas Pendidikan Provinsi Banten dengan program TBM tersebut meyakini akan
menyelesaikan angka buta aksara pada dua tahun ke depan.
“Kalau kita
gerakan TBM (taman baca masyarakat) ini berhasil mudah-mudahan dua tahun ke
depan sudah tuntas.”
KatanyaDirinya menjelaskan bahwa rata-rata penduduk yang masih buta aksara
tersebut berada di wilayah Banten bagian selatan. “Tapi mereka yang tinggal di pesisir-pesisirnya
yah. Di desa-desa yang katakanlah belum maju,” Pungkasnya.
Sumber: Klik di sini!

