![]() |
| Ilustrasi |
SERANG - Peringatan May
Day biasanya dilakukan dengan menggelar unjuk rasa menuntut kesejahteraan kaum
buruh. Namun hal itu tak berlaku di Kabupaten Serang, Banten, para buruh malah
menggelar acara dangdutan untuk merayakan hari buruh sedunia.
Salah satu alasan para
buruh mengisi perayaan May Day dengan kegiatan dangdutan karena merasa
tuntutannya sudah terpenuhi dan merasa lebih senang dengan kegiatan yang
dilakulan di Kabupaten Serang.
Eko (29) salah satu pekerja
yang tergabung dalam Kesatuan Serikat Buruh Indonesia (KSBI) Kabupaten Serang
merasakan hal berbeda dengan tahun sebelumnya dalam perayaan hari
buruh."Kalau kita tuntutannya sudah terpenuhi, bukan berarti kita ngga ada
aksi," katanya saat ditemui, Minggu (1/5/2016).
Dirinya menjelaskan,
kalau tuntutan yang diajukan masih bisa dilakukan dengan cara selain
demonstrasi itu lebih baik."Tergantung tuntutannya, kalau masih bisa
dibicarakan tidak masalah," ujarnya.Namun, tambah Eko, ada beberapa
permasalahan yang masih dihadapi para buruh, seperti pelayanan kesehatan
melalui BPJS yang tidak maksimal terhadap buruh. Selebihnya kata dia, secara
keseluruhan buruh di Serang merasa tercukupi.
Sumber: Klik di sini!

