![]() |
| Tiang Listrik PLN Belum Dipindahkan |
TANGSEL - Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Banten mengklaim dapat menyelesaikan proyek pelebaran ruas
jalan sepanjang 10,1 kilometer di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Namun
faktanya, hingga kini proyeksi pekerjaan masih terkatung-katung.
Sekretaris Dinas Bina
Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten, Robby Cahyadi, tak menampik bila
lambannya pekerjaan akibat terkendala pembebasan lahan. Belum lama ini baru
saja dilakukan pembebasan lahan mencapai tiga kilometer.
"Akhir pengerjaan
sampai Desember tahun ini saya lupa tanggal berapanya. Yang jelas untuk yang 3
kilometeran ini akan diselesaikan," katanya saat dihubungi wartawan,
Jum'at (10/6/2016).
Robby juga mengatakan
dalam melakukan perbaikan Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, pihaknya
terkendala lahan yang belum dibebaskan lahan serta utilitas yang masih berdiri
di sepanjang jalan Siliwangi.
"Ada lahan yang
belum dibebaskan, jadi pengerjaan perbaikan jalan ini sedikit terhambat,"
ujarnya.
Robby mengaku, untuk
utilitas pihaknya sudah berkoordinasi dan berkirim surat dengan Perusahaan
Listrik Negara (PLN) setempat. Harapannya agar bisa memindahkan tiang dari
tengah jalan sehingga proses pengerjaan bisa dijalankan.
"Kami sudah
berkoordinasi dengan PLN agar memindahkan tiang-tiangnya dari tengah jalan, sehingga
kami bisa dengan cepat memperbaiki jalan Siliwanngi, Pamulang ini,"
tambahnya.
sebelumnya, megaproyek
pelebaran jalan ini dimulai dari Simpang Muncul, tepatnya di Jalan Raya
Puspiptek, Kecamatan Setu, hingga sampai ke Rumah Sakit Sari Asih, Jalan RE
Martadinata, Kecamatan Ciputat.Perbaikan ruas jalan sepanjang 10,1 kilometer
itu menyedot dana segar totalnya mencapai Rp142,3 miliar. Nantinya jalan
tersebut didesain menjadi empat lajur dengan lebar mencapai 24 meter.

