![]() |
| Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Tangerang |
KOTA TANGERANG - Badan
Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota
Tangerang baru-baru ini menyelenggarakan pembinaan dan penilaian Gerakan Sayang
Ibu (GSI) tingkat Kota Tangerang tahun 2016, dimana dalam kegiatan tersebut
juga digelar berbagai lomba dalam Kegiatan Gerakan Sayang Ibu.
Menurut Kepala BPMPKB
Ir.HM.Rakhmansyah, maksud dan tujuan diadakannya kegiatan pembinaan tersebut
adalah untuk menyegarkan dan meningkatkan pengetahuan Satgas GSI tentang
berbagai program Gerakan Sayang Ibu (GSI) dari stake holder terkait.
“Menyegarkan
dan meningkatkan pengetahuan Satgas Gerakan Sayang Ibu (GSI) tentang peran
stake holder terkait dalam Gerakan Sayang Ibu,” katanya.
Rakhmansyah mengatakan,
Kegiatan Gerakan Sayang Ibu (GSI) adalah suatu gerakan yang dilaksanakan oleh
masyarakat, bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup
perempuan melalui berbagai kegiatan yang mempunyai dampak terhadap upaya
penurunan angka kematian ibu karena hamil, melahirkan dan nifas serta penurunan
angka kematian bayi.
Maka dari itu, lanjutnya,
Gerakan Sayang Ibu perlu dilakukan karena, Sumber Daya Manusia (SDM) yang
berkualitas sangat menentukan keberhasilan suatu pembangunan. Pembentukan
kualitas SDM yang berkualitas ditentukan dari janin dalam kandungan, karena
perkembangan otak terjadi selama hamil sampai dengan 5 tahun.
“Kesehatan Ibu
dan Anak factor paling strategis untuk meningkatkan mutu SDM,” katanya. Ditambahkannnya, Angka Kematian Ibu
(AKI) karena hamil, bersalin dan nifas di Indonesia tergolong tinggi diantara
Negara ASEAN. Tingginya AKI dan AKB di Indonesia memberikan dampak negatif pada
berbagai aspek.
“Kematian Ibu
menyebabkan bayi menjadi piatu yang pada akhirnya akan menyebabkan penurunan
kualitas SDM akibatnya kurangnya perhatian, bimbingan dan kasih sayang seorang
ibu,” imbuhnya.
Sementara itu, untuk
kategori yang dilombakan dalam Kegiatan Gerakan Sayang Ibu ini yaitu, lomba
Kecamatan Sayang Ibu (KSI), Pengelola BKB, Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi,
Perusahaan Pembina Terbaik Tenaga Kerja Perempuan dan kelompok BKB.
“Untuk lomba
Kecamatan Sayang Ibu (KSI) dan Pengelola BKB sudah kita laksanakan, sementara
untuk lomba Rumah sakit Sayang Ibu dan Bayi baru akan dilaksanakan pada bulan
Juli nanti, dan yang lomba yang saat ini sedang berlangsung adalah lomba
Perusahaan Pembina Terbaik Tenaga Kerja Perempuan. Sementara untuk juara I akan
dilombakan ke Tingkat Provinsi Banten yang akan digelar pada Bulan Oktober
mendatang,” jelasnya.

