Puasa, Pegawai Pemkot Tangsel Jangan Malas-malasan

 Ilustrasi
CIPUTAT Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kota Tangsel, H Muhamad mengimbau kepada para pegawai untuk tidak bermalas-malasan di bulan puasa. Sebaiknya momentum Ramadan ini dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah dengan melayani masyarakat sepenuh hati.Terlebih selama Ramadan ini kebijakan jam kerja pegawai Pemkot telah dibuat.

Senin-Kamis masuk kerja pukul 08.00-14.30 WIB, sedangkan pada Jumat 08.00-15.30 lebih maju karena jam istirahatnya lebih awal yakni mulai pukul 11.30-12.30 WIB seiring kewajiban laki-laki melaksanakan salat jumat.

Diberikan toleransi yang istimewa bagi PNS dalam bekerja. Maka kami tak ingin marah-marah ini puasa khawatir batal jika ada yang suka telat dengan alasan puasa, terang H Muhamad.

Muhamad menambahkan meski menjalani puasa tapi, PNS harus tetap memberikan pelayanan yang terbaik. Konsep ini yang harus dipikirkan oleh PNS yang suka malas dengan iming-iming berbagai alasan puasa dan sebagainya. Puasa jangan dijadikan alasan bermalas-malasan tapi harus menjadi cambuk untuk makin smengat bekerja meraih keridhoan Ilahi Rabbi, paparnya.

Pada puasa hari pertama, kemarin, banyak pegawai telat masuk kantor. Ini terbuki saat saya memberikan pengarahan tadi pagi (kemarin red) di halaman pemkot banyak yang telat datang. Ini bukan karena mereka tidak tau jadwal tapi, memang ndableg, memangnya puasa baru tahun ini? kan puasa sudah berlangsung setiap tahun, tukas H Muhamad.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie pun mengimbau kepada pengawai baik PNS dan honorer yang ada di wilayah Tangsel sebaiknya patuh terhadap aturan. Bekerja harus profesional melihat sebagai pelayan harus mampu melayani masyarakat cukup banyak.


Jangan sampai karena puasa masyarakat tidak dilayani dengan baik dan maksimal. Puasa menjadi ajang untuk saling berlomba meraih pahala yang banyak. Jangan ada yang malas-malasan, harus tetap semangat, ajaknya.