Dimyati Siap Menangi Pilgub Banten

 H. R. Achmad Dimyati 
TANGERANG, (KB).- Mantan Bupati Pandeglang, H. R. Achmad Dimyati mendeklarasikan kesiapannya maju dan memenangi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017 dari jalur independen. Deklarasi yang dikemas acara halal bihalal Keluarga Besar Dimyati itu digelar di GOR Dimyati Kota Tangerang, Sabtu (23/7/2016).

Dengan mengantongi dukungan lebih dari 900.000 KTP dan restu dari kalangan ulama, Dulur Dimyati dari 8 kabupaten/kota se-Banten optimistis dan mendaulat Dimyati sebagai calon kuat Gubernur Banten. Dalam kesempatan itu, Dimyati juga menyebutkan bahwa calon pendampingnya adalah politisi yang juga memiliki pengalaman birokrasi.

Pastinya, momentum halal bihalal ini silaturahim keluarga besar Dulur Dimyati se-Banten. Di tempat ini, saya menyatakan kesiapan maju pada Pilgub Banten 2017. Semua kalangan, ulama dan kiai sudah merestui saya maju sebagai calon Gubernur Banten dengan niat ingin menata, membenahi dan membersihkan Banten menuju masyarakat sejahetra, adil , tertib dan unggul, kata Dimyati.

Pria lulusan Akademi WAIC Perth, Australia, tahun 1988 itu mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik. Antara lain PAN, Nasdem, PKS dan juga Gerindra. Upaya itu dilakukan untuk menciptakan dan menjaga silaturahim agar Pilgub Banten berjalan aman, damai dan tentram.

Dia merasa pilgub kali ini ada kemiripan saat dia mencalonkan Bupati Pandeglang pada tahun 2000, hingga terpilih dua periode. Pada saat itu, dia mengaku mendapatkan wakil di akhir jelang pendaftaran pilkada.

"Saya berangkat dari bisnis, dan waktu itu pembisnis cukup memegang prinsip deal or no deal, mengedepankan kepercayaan, komitmen dan kejujuran. Meski tidak terbesit menjadi Bupati Pandeglang, saya terpilih sebagai bupati, ujarnya.

Dia mengatakan, berbagai kebijakan untuk rakyat telah dilahirkan seperti raskin gratis, pendidikan dan kesehatan gratis, santunan kematian, insentif guru ngaji, termasuk program nikah gratis. Begitu juga jika nanti ditakdirkan menjadi Gubernur Banten, dia akan menerapkan kebijakan tersebut.

Niat saya maju pilgub ingin membersihkan Banten menuju sejahtera, adil, tertib dan unggul. Banten butuh pemimpin reformis. Ini bukan kampanye, tapi ini masalah Banten. Sejak saya duduk di Komisi III DPR RI, saya cukup lantang, vokal menyuarakan penegakan hukum. Alhamdulillah, para penegak hukum di negara sangat berani. KPK, Polri, Kejaksaan berani dan sekarang KPK sudah ada di Banten.

Dia mengatakan, Banten menjadi lokus KPK dan berharap Banten ke depan bersih dan tidak menjadikan Banten sebagai lokus penindakan hukum. Banten ini kaya dengan emas, minyak, batu bara, pabrik, bisa maju. Tidak seperti sekarang, kekayaan Banten kemana? Begitu besar uang dari pusat mengalir ke Banten, namun kemana uang itu, harusnya rakyat bisa menikmati kesejahteraan dan pembangunan, ucapnya.

Sementara itu, Tim Dulur Dimyati yang diketuai Mujijatullah dan Ketua Pelaksana Kegiatan, Hafadzah memberikan garansi atau jaminan tentang dukungan sekitar 1 juta KTP kepada Dimyati untuk maju sebagai calon gubernur dari jalur independen. Bahkan, dukungan KTP juga diberikan masyarakat Tangerang kepada Dimyati secara simbolis.


Dalam deklarasi tersebut, dukungan bulat juga datang dari sejumlah tokoh ulama Tangerang yang hadir seperti KH. Fudholi, tokoh kesultanan Banten, KH. Fathul Adim dan tokoh ulama Pandeglang, KH. Ujang. Selain itu juga hadir Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita, Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban, politisi Golkar dan perwakilan dari Pemprov Banten.